Home / Sosial / Tni

Senin, 8 Desember 2025 - 15:44 WIB

Prajurit Kodam IM tuntaskan pembersihan RSUD Aceh Tamiang 

REDAKSI

Aceh Tamiang — Upaya pemulihan fasilitas kesehatan pascabencana terus dilakukan secara intensif oleh prajurit Kodam Iskandar Muda. Sejak Kamis, 4 Desember 2025, sebanyak 130 prajurit dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 853/Bawar Reje Bur diterjunkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang untuk melaksanakan pembersihan total setelah fasilitas vital tersebut lumpuh akibat terjangan banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera, termasuk Kabupaten Aceh Tamiang.

Para prajurit, yang didatangkan khusus dari Aceh Timur, bekerja tanpa mengenal lelah untuk memulihkan kondisi rumah sakit yang sebelumnya terendam banjir hingga mengakibatkan lumpur mengendap setebal sekitar 10 sentimeter di lantai dasar. Selama empat hari berturut-turut, mereka bahu-membahu bersama delapan personel pemadam kebakaran Aceh Tamiang serta 27 anggota Satgas Matadana Poltekkes Kementerian Kesehatan Medan sebagai bagian dari tim gabungan pembersihan fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Ditbinmas Polda Aceh Salurkan 1,5 Ton Beras Murah untuk Masyarakat

Fokus utama pembersihan sejak hari pertama adalah area Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang paling krusial yang harus segera beroperasi kembali untuk melayani masyarakat terdampak. Lumpur tebal yang telah mengering, mengeras, bahkan menempel kuat di lantai dan dinding, menjadi tantangan besar yang membutuhkan tenaga ekstra, ketelitian, serta kerja sama yang terkoordinasi.

Meski kondisi kerja cukup berat, semangat para prajurit Kodam Iskandar Muda tidak surut. Mereka bekerja sejak pagi hingga sore dengan menggunakan peralatan manual dan mesin penyemprot untuk memastikan tidak ada sisa lumpur yang menghambat fungsi pelayanan rumah sakit. Dengan tekad kuat dan kebersamaan yang solid, pembersihan yang dimulai Kamis tersebut menunjukkan progres signifikan.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Tegaskan Komitmen Sinergitas TNI-Polri di Malam Kenal Pamit Kapolda Aceh

Hingga Minggu (7/12/2025) sore, kondisi RSUD Aceh Tamiang dilaporkan telah hampir sepenuhnya bersih dan entering tahap finishing. Lumpur yang semula mencapai 10 sentimeter dan telah mengeras kini berhasil disingkirkan. Lantai, lorong, serta ruang-ruang utama rumah sakit terlihat kembali normal dan siap memasuki tahap sterilisasi sebelum pelayanan kesehatan dapat dibuka kembali.

Pembersihan RSUD Aceh Tamiang menjadi prioritas utama mengingat rumah sakit merupakan fasilitas vital yang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama di masa pascabencana ketika banyak korban banjir rentan mengalami gangguan kesehatan. Kehadiran prajurit Yonif TP 853/Bawar Reje Bur menjadi bukti nyata komitmen Kodam Iskandar Muda dalam memastikan pelayanan kesehatan segera pulih dan masyarakat mendapatkan layanan yang aman serta maksimal.

Baca Juga :  Musnahkan Ladang Ganja, Pangdam Iskandar Muda Tegaskan Komitmen Kodam IM berantas Narkoba. 

Diharapkan dengan selesainya proses pembersihan secara menyeluruh, RSUD Aceh Tamiang dapat segera kembali beroperasi dan memberikan pelayanan medis bagi masyarakat yang terdampak banjir. Upaya keras para prajurit TNI, bersama seluruh unsur pendukung, menjadi cerminan nyata semangat pengabdian dalam membantu percepatan pemulihan daerah pascabencana.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Tni

Pangdam Iskandar Muda Sambut Kedatangan Menteri PPN/Bappenas di Bandara SIM

Tni

Pangdam IM Hadiri Pemakaman Militer Kopda Anumerta Farizal Romadhon di Kulon Progo

Sosial

BRIN dan Tim Gabungan Kembangkan Model Konservasi Portabel Penyelamat 520 Manuskrip Terdampak Banjir Aceh

Tni

Pangdam IM Apresiasi Satgas UNIFIL Kodam IM yang Bangun Water Filtration System untuk Warga Lebanon Selatan

Tni

Berbagi Berkah di Penghujung Ramadan, Dandim 0101/KBA Salurkan Bingkisan Lebaran

Berita

Dukung Ketahanan Pangan, Kodam Iskandar Muda bangun 62 Unit Solar Dryer Dome (SDD)

Tni

Pangdam Iskandar Muda Resmikan Usaha Dapur Umum Program Makan Bergizi Gratis di Banda Aceh

Tni

Pangdam IM Tutup TMMD ke-127 di Bireuen, Tegaskan Pembangunan Nasional Harus Dimulai dari Desa.