Home / Daerah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:28 WIB

Penanganan Pascabencana di Aceh Tamiang Capai Progres Signifikan

Redaksi

Petugas gabungan membersihkan lumpur dan material kayu di salah satu titik terdampak bencana di Aceh Tamiang, Sabtu (17/1/2026). Proses pembersihan infrastruktur pascabencana kini telah mencapai sekitar 90 persen dan terus dikebut untuk memulihkan aktivitas masyarakat.

Petugas gabungan membersihkan lumpur dan material kayu di salah satu titik terdampak bencana di Aceh Tamiang, Sabtu (17/1/2026). Proses pembersihan infrastruktur pascabencana kini telah mencapai sekitar 90 persen dan terus dikebut untuk memulihkan aktivitas masyarakat.

Aceh Tamiang – Penanganan pascabencana banjir dan material kayu di Kabupaten Aceh Tamiang terus menunjukkan perkembangan positif. Proses pembersihan serta pemulihan infrastruktur di sejumlah titik terdampak kini hampir rampung dan berjalan sesuai target.

Koordinator Penanggulangan Bencana di Aceh Tamiang, Brigjen TNI Mochammad Arif Hidayat, mengatakan progres pembersihan jalan utama telah mencapai sekitar 90 persen. Meski demikian, upaya tersebut masih membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya dalam membersihkan lumpur di rumah masing-masing.

“Pembersihan jalan secara keseluruhan hampir selesai. Kami masih menunggu warga membersihkan rumahnya. Lumpur yang dibuang ke pinggir jalan akan kembali diangkut petugas agar akses jalan benar-benar normal,” ujar Arif, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga :  Bakar Semangat Prajurit, "Kasdam IM Tekankan Pentingnya Kesiapan Fisik Yang Prima bagi Prajurit

Ia menjelaskan, pembersihan kayu gelondongan di kawasan Pondok Pesantren Darul Mukhlisin telah selesai 100 persen. Kayu-kayu tersebut dikeluarkan dan ditumpuk di luar area pesantren, sementara sebagian lainnya digeser dan dimanfaatkan sebagai tanggul sementara.

Langkah serupa juga telah dilakukan di kawasan Kota Lintang Bawah, di mana kayu gelondongan telah disusun dan dirapikan. Selanjutnya, penanganan lanjutan akan dilakukan oleh pemerintah daerah dengan memanfaatkan lumpur dan sisa kayu sebagai tanggul di sepanjang bantaran sungai guna mencegah dampak lanjutan.

“Pembersihan di Desa Suka Jadi dan Karang Baru juga sudah mulai dilakukan dan menunjukkan perkembangan yang cukup baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Cegah Stunting, Kak Ana Salurkan 5,4 Ton Ikan Segar untuk Warga Lhokseumawe 

Selain pembersihan infrastruktur, pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak juga terus dipercepat. Sebanyak 600 unit huntara bantuan Denantara telah diserahterimakan kepada Bupati Aceh Tamiang pada 10 Januari 2025.

“Huntara ini direncanakan akan ditempati oleh 154 kepala keluarga dari Desa Suka Jadi yang sebelumnya mengungsi di bawah jembatan,” ungkap Arif.

Di samping itu, BNPB juga tengah memproses pembangunan huntara di beberapa titik lainnya, di antaranya di Desa Babo dan Desa Alur Jambu, Kecamatan Banda Pusaka. Sementara itu, pembangunan huntara secara mandiri juga telah berjalan di sejumlah lokasi terdampak.

Baca Juga :  Tim Rimueng Tangkap Pembobol Brankas Berisi Ratusan Juta di Peukan Bada

Arif menegaskan bahwa penempatan pengungsi sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah. BNPB berperan dalam mendukung percepatan pembangunan serta penyediaan fasilitas dasar bagi masyarakat terdampak bencana.

“Huntara dibangun dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari Denantara, kementerian terkait, relawan, hingga dukungan alat berat dari sejumlah instansi yang dikerahkan untuk membersihkan jalan, sekolah, masjid, serta fasilitas umum dan sosial lainnya,” jelasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tabah dan bersabar menghadapi situasi pascabencana.

“Pemerintah hadir dan terus bergerak untuk mempercepat penanganan bencana ini demi pemulihan kehidupan masyarakat Aceh Tamiang,” pungkas Arif.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Armia Pahmi: Tidak Terekspose Bukan Berarti Saya Tidak Bergerak

Daerah

Jalur Lintas Aceh Timur – Langsa Pulih, Bantuan Logistik Tembus Pedalaman Aceh Timur via Sungai dan Udara

Daerah

KPA bersama Muspika Tangse Gelar Silaturahmi Kebangsaan: Kawal Pembangunan, Merawat Damai dalam Bingkai NKRI

Daerah

Akses Bireuen-Bener Meriah Pulih: Jembatan Bailey Teupin Mane Rampung dan Sudah Bisa Dilalui

Daerah

Kodim 0107/Aceh Selatan Kodam IM Meriahkan Jalan Sehat HUT Bhayangkara ke-79

Daerah

Gercep, Bupati Al-Farlaky Tinjau Lahan Pembangunan Rumah Singgah Warga Aceh Timur di Banda

Daerah

Pangdam IM Jalin Sinergi dengan Pemerintah Daerah Aceh Utara dan Lhokseumawe

Daerah

Bangun Kolaborasi Strategis, RCEO BSI Aceh Kunjungi Rektor UIN Ar-Raniry