Home / Daerah

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:42 WIB

Remaja 16 Tahun Hilang Tenggelam di DAS Krueng Meureubo

REDAKSI

Tim gabungan bersama warga melakukan pencarian terhadap remaja yang dilaporkan tenggelam di Daerah Aliran Sungai Krueng Meureubo, Desa Tanjung Bungong, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (20/1/2026).

Tim gabungan bersama warga melakukan pencarian terhadap remaja yang dilaporkan tenggelam di Daerah Aliran Sungai Krueng Meureubo, Desa Tanjung Bungong, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (20/1/2026).

Aceh Barat — Seorang remaja bernama Samsuar (16), warga Desa Babah Meulaboh, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, dilaporkan hilang setelah tenggelam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo, tepatnya di Desa Tanjung Bungong, Selasa (20/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada siang hari saat korban berada di sekitar aliran sungai bersama sejumlah rekannya. Berdasarkan keterangan warga setempat, Samsuar diduga terpeleset dan terseret arus sungai yang cukup deras, sehingga dengan cepat menghilang dari permukaan air.

Baca Juga :  SPS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Warga yang melihat kejadian itu sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus DAS Krueng Meureubo menyulitkan proses penyelamatan. Setelah korban tidak ditemukan, peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada aparatur desa dan pihak berwenang.

Tak lama berselang, tim gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), unsur TNI, serta masyarakat setempat langsung melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai, baik menggunakan perahu maupun penyelaman di sejumlah titik yang dianggap rawan.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Apresiasi Presiden Prabowo: Aspirasi Warga Aceh Didengar, Polemik Empat Pulau Berakhir

Kepala desa setempat menyampaikan bahwa hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan. Pencarian sementara difokuskan di lokasi awal korban dilaporkan tenggelam dan beberapa titik di hilir sungai.

“Kami bersama tim gabungan dan masyarakat terus melakukan pencarian. Kondisi arus sungai cukup deras sehingga membutuhkan kehati-hatian,” ujar salah seorang petugas di lokasi.

Pihak keluarga korban tampak terus memantau proses pencarian dengan penuh harap. Warga sekitar juga turut membantu, baik dengan memberikan informasi maupun terlibat langsung dalam penyisiran di sepanjang aliran DAS Krueng Meureubo.

Baca Juga :  Kafilah Aceh Besar Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ XXXVII di Pidie Jaya

Hingga berita ini diturunkan, Samsuar masih dinyatakan hilang, dan tim pencari berencana melanjutkan upaya pencarian secara intensif dengan memperluas area penyisiran. Aparat mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada kondisi arus yang deras dan cuaca yang tidak menentu.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Kodam Iskandar Muda dan BWS Sumatera I bersinergi bangun Jaringan Irigasi Tersier di Aceh Utara

Aceh

Jembatan Krueng Tingkeum Terapkan Sistem Buka-Tutup Setiap Satu Jam

Daerah

KONSTITUSI YANG TERKALAHKAN OLEH UANG KULIAH TUNGGAL (UKT)

Berita

Penundaan Pergantian Anggota MWA, Dosen USK Angkat Suara

Daerah

Gedung Bapelkes Aceh Tawarkan Fasilitas Lengkap, Cocok untuk Berbagai Kegiatan di Lokasi Strategis

Daerah

Mahasiswa STIK Polri Gelar Trauma Healing untuk Korban Banjir dan Longsor di Pidie Jaya

Berita

Lagi, Kodam IM Terima Penyerahan Dua Pucuk Senjata Sisa Konflik Dari Masyarakat

Daerah

Pelatihan Jurnalistik Kwartir Cabang Pramuka Aceh Barat: Bekali Adik-Adik Pramuka Keterampilan Jurnalistik dan Literasi Digital