Redelong — Ruas jalan lintas Takengon–Bireuen kembali mengalami amblas di Desa Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, pada Minggu (25/1/2026). Kondisi ini menambah daftar kerusakan infrastruktur pascabanjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Komandan Koramil (Danramil) 02/Wih Pesam, Kapten Infanteri Jan Suhardi, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi. Ia menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut sebelumnya memang sudah mengalami kerusakan berupa kawah di sisi kanan badan jalan akibat banjir pada 26 November 2025.
“Struktur tanah di lokasi tersebut sudah sangat labil dan tidak mampu lagi menahan beban kendaraan berat. Akibatnya, kerusakan terus melebar sedikit demi sedikit,” ujar Kapten Jan Suhardi.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada penanganan permanen di titik rawan tersebut. Setiap kali kendaraan bertonase besar melintas, getaran yang ditimbulkan semakin memperparah kondisi jalan.
Untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan kerugian bagi pengguna jalan, Babinsa yang bertugas di lokasi telah mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan roda empat dan kendaraan bermuatan berat, agar berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut.
“Kami mengimbau pengguna jalan, terutama kendaraan dengan muatan berat, agar meningkatkan kewaspadaan karena titik ini sudah sangat rawan untuk dilalui,” tegasnya.
Ia berharap penanganan segera dilakukan oleh pihak terkait, mengingat kondisi tanah yang terus terkikis dan berpotensi menyebabkan kerusakan lebih parah.
“Setiap kali kendaraan berat melintas, bumi seolah bergetar dan aspal semakin terkikis. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan kerusakan akan semakin meluas dan membahayakan pengguna jalan,” pungkas Kapten Jan Suhardi.
Sumber: @kodim_benermeriah
Editor: Dahlan









