*Muhtasib Garda Terdepan Implementasi Syariat Islam di Gampong.
Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, B.Sc (Hons), MT, secara resmi membuka Pelatihan Penguatan Kapasitas Muhtasib Gampong yang berlangsung di Hotel Diana, Banda Aceh, Kamis (7/5/2026).
Dalam sambutannya, Afdhal Khalilullah menekankan pentingnya peran muhtasib sebagai garda terdepan dalam mengawal pelaksanaan Syariat Islam di tingkat gampong. “Muhtasib bukan sekadar pengawas, tetapi juga pembimbing masyarakat.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan para muhtasib agar aktif menjaga warga dari bahaya judi online dan narkoba. Ia menekankan perlunya kerja sama antara muhtasib dan masyarakat, termasuk kesediaan warga untuk melaporkan jika terjadi pelanggaran terhadap Syariat Islam.
Kemudian, Afdhal mengapresiasi kontribusi nyata para muhtasib gampong selama ini dalam mendukung ketertiban sosial dan keagamaan di Kota Banda Aceh.
Selanjutnya, Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah, S.Pd, MS menjelaskan bahwa peran muhtasib sangat strategis karena mereka berada di barisan terdepan dalam menyampaikan nilai-nilai syariat kepada masyarakat secara langsung.
Alimsyah menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten. Materi tentang Tugas, Fungsi, dan Wewenang Muhtasib Gampong disampaikan oleh Prof. Dr. Syahrizal Abbas, MA, Guru Besar Pascasarjana UIN Ar-Raniry, kemudian Kombes Pol. Andi Kirana, S.I.K, M.H, Kapolresta Banda Aceh, yang membahas Peran Kepolisian dalam penegakan qanun-qanun Syariat Islam.
“Untuk materi terakhir mengenai Teknik Amar Makruf Nahi Mungkar dan Penanganan Pelanggaran di Lapangan disampaikan oleh Muhammad Rizal, S.STP, M.Si, Kepala Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh. Ketiga narasumber tersebut memberikan wawasan yang komprehensif, mulai dari aspek hukum, teknis pengawasan, hingga koordinasi lapangan,” ungkapnya.
Di akhir acara, Alimsyah kembali mengingatkan para muhtasib agar menjadi teladan bagi masyarakat dan mampu bersinergi dengan aparatur gampong serta warga. “Dengan kapasitas yang kuat, saya yakin pelaksanaan Syariat Islam di Banda Aceh akan semakin kaffah,” tutupnya
Editor: Redaksi









