New york — Gempita perayaan ulang tahun perak seperempat milenium Amerika Serikat seketika berubah mencekam. Alih-alih ditutup dengan suka cita, “Perayaan puncak 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat berubah menjadi tragedi saat penembakan terjadi di kawasan Coney Island, New York, Sabtu (4/7/2026) malam waktu setempat.”
Suasana liburan yang padat di area pesisir Brooklyn mendadak pecah oleh dentuman senjata api. “Sedikitnya delapan orang terluka, di antaranya empat anak-anak, dan satu korban kini berstatus kritis.”
Anak-Anak Turut Menjadi Korban
Menurut informasi yang dihimpun, “Insiden berlangsung sekitar pukul 22.37 waktu setempat di West 31st Street, Brooklyn. Korban terdiri dari dua pria, dua wanita, serta empat anak berusia 14, 12, 7, dan 6 tahun.”
Layanan darurat yang bergerak cepat langsung mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian menuju fasilitas medis terdekat. “Semuanya telah dilarikan ke rumah sakit; tujuh orang dalam kondisi stabil, sementara seorang wanita berusia 21 tahun masih dirawat kritis.”
Perburuan Pelaku Skala Besar
Hingga saat ini, area Brooklyn masih dijaga ketat oleh aparat keamanan. “Pihak Kepolisian Kota New York (NYPD) mengonfirmasi telah menemukan senjata api di lokasi kejadian, namun hingga kini belum ada penangkapan terhadap pelaku. Penyelidikan terus digencarkan.”
Kontras di Hari Kemerdekaan
Tragedi berdarah ini menorehkan catatan kelam tepat pada momen bersejarah bagi Negeri Paman Sam. “Peristiwa kelam ini terjadi di tengah peringatan hari kemerdekaan AS yang ke-250. Sebelumnya, Presiden Donald Trump menyampaikan pidato peringatan di mana ia memuji kekuatan militer negaranya sekaligus mengejek paham komunisme.”(*)
Editor: Redaksi









