Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Pulihkan Infrastruktur Gayo Lues, Pemerintah Aceh Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

REDAKSI

Wakil Gubernur Aceh Fadhullah (Dek Fadh) dan Bupati Gayo Lues Suhaidi saat beraudiensi dengan pejabat Kementerian PU di Jakarta, Senin (24/8/2026), untuk mengusulkan percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana.

Wakil Gubernur Aceh Fadhullah (Dek Fadh) dan Bupati Gayo Lues Suhaidi saat beraudiensi dengan pejabat Kementerian PU di Jakarta, Senin (24/8/2026), untuk mengusulkan percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana.

Jakarta – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhullah (Dek Fadh), menyatakan Pemerintah Aceh memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat untuk pemulihan infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues dan seluruh kabupaten di Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi.

“Memperkuat sinergi sangat penting untuk mempercepat pergerakan pemulihan daerah yang terdampak bencana,” kata Wagub Dek Fadh. Upaya memperkuat sinergi inilah yang mendorong Wagub Dek fadh dan Bupati Gayo Lues Suhaidi bersama-sama bertandang ke Kantor Kementerian PU di Jakarta, pada Senin (24 Agustus 2026).

Diterima sejumlah pejabat di Kementerian PU, mereka membahas sejumlah titik infrastruktur yang dinilai mendesak untuk segera ditangani secara permanen. Sehingga Dek Fadh dan Suhaidi mengusulkan kepada Kementerian PU untuk diprioritaskan.

Baca Juga :  Mualem–Dek Fadh Bawa Aceh Masuk 8 Besar Nasional Kinerja Pelayanan Publik

“Kami mengusulkan demi pemulihan konektivitas, pemerataan pembangunan, dan keselamatan masyarakat Gayo Lues,” ujar Wagub Dek Fadh. “Infrastruktur yang tangguh merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap Kementerian PU dapat segera merespons usulan ini.”

Perbaikan infrastruktur dinilai penting untuk memulihkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Karena itu, pasca bencana hidrometeorologi, akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama kami, agar masyarakat Gayo Lues bisa kembali beraktivitas denga naman dan lancer,” kata Suhaidi pada kesempatan yang sama.

Baca Juga :  Wagub Aceh Dampingi Mendagri Hadiri Apel Pemulangan Satgas Kemendagri Gelombang I di Aceh Tamiang

Suhaidi mengatakan, usulan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari dua kali kunjungan Wakil Presiden ke Gayo Lues. Dalam kunjungannya, Wapres melihat langsung kondisi infrastruktur yang terdampak bencana dan meminta pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan mendesak kepada pemerintah pusat.

“Penanganan darurat sudah berjalan bertahap. Namun, pembangunan permanen perlu segera dimulai agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terus terhambat,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Muzakir Manaf Buka Aceh Ramadhan Festival 2025

Adapun sejumlah infrastruktur strategis yang diusulkan untuk dipercepat pembangunannya secara permanen meliputi:

Jembatan Aih Bobo, bentang 80 meter.

Jembatan Kendawi, bentang 80 meter.

Jembatan Rerebe, Tripe Jaya, bentang 180 meter.

Jembatan Pintu Rime, bentang 180 meter.

Jembatan Atu Peltak Penomon Jaya, bentang 80 meter.

Jembatan Sp. Kenyaran–Aih Ilang, bentang 80 meter.

Jembatan Lesten, bentang 120 meter.

Pembangunan Jalan Lesten sepanjang 10,7 kilometer.

Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berharap dukungan pemerintah pusat dapat segera direalisasikan. []

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Intruksikan Percepat Penyediaan Lahan Integrasi dan Penataan HGU

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Perkuat Koordinasi dengan Kemendagri dan Satgas PRR untuk Penguatan Fiskal Daerah serta Percepatan Pemulihan Aceh

Daerah

Wakil Gubernur Aceh Buka Pekan Kebudayaan Aceh Barat 2025

Pemerintah Aceh

Kunjungi Galery Dekranasda Aceh, Kak Na: Nyoe Bereh

Nasional

Wakil Gubernur Aceh  Peluncuran Program Akselerasi Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan Tenaga Medis

Berita

Plt Sekda Aceh Gelar Rapat dengan BPKP Bahas Langkah Hibah RS Regional ke Pemkab Aceh Tengah 

Berita

Pemerintah Aceh dan PT Flora Agung Bahas Potensi Investasi Agribisnis, Peternakan, dan Industri Hilir Sawit

Pemerintah Aceh

Soal Blok Andaman, Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman