Home / Olahraga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Saptoyogo Purnomo Bidik Waktu 11,10 Detik Demi Pertahankan Tiga Emas di Asian Para Games 2026

REDAKSI

Sprinter para atletik Indonesia Saptoyogo Purnomo target best time sebelas koma satu nol detik nomor seratus meter T tiga tujuh demi pertahankan tiga emas di Asian Para Games Aichi Nagoya 2026.

Sprinter para atletik Indonesia Saptoyogo Purnomo target best time sebelas koma satu nol detik nomor seratus meter T tiga tujuh demi pertahankan tiga emas di Asian Para Games Aichi Nagoya 2026.

NAGOYA — Sprinter para atletik Indonesia, Saptoyogo Purnomo, menargetkan catatan waktu terbaik (best time) 11,10 detik pada nomor 100 meter T37. Target ini diusungnya dalam misi mempertahankan raihan tiga medali emas pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

“Untuk target best time, semoga bisa pecah rekor. Semoga sekarang 11,10 detik,” kata Saptoyogo di Aichi, Jepang, Kamis (15/10/2026).

Saptoyogo mengungkapkan bahwa sasaran utamanya di Aichi-Nagoya adalah mengulang sukses edisi Hangzhou 2022. Kala itu, ia sukses mendominasi dengan meraup tiga medali emas di nomor 100 meter, 200 meter, dan 400 meter T37, serta menyumbang medali perak pada nomor estafet universal 4×100 meter.

“Untuk target, semoga seperti di Hangzhou mendapatkan tiga medali emas. Semoga kali ini mendapatkan tiga medali emas lagi karena ini mempertahankan gelar juga,” ujar atlet berusia 28 tahun tersebut yang dijadwalkan tampil di empat nomor pertandingan.

Baca Juga :  Tetap Fit & Fabulous di Usia Emas! 7 Rahasia Sehat Gen Boomer Agar Tetap Aktif di Usia 55+

Rekam Jejak Prestasi Hangzhou

Pada Asian Para Games Hangzhou lalu, Saptoyogo menjuarai nomor 100 meter T37 dengan catatan waktu 11,35 detik. Hasil tersebut sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games sebelumnya (11,49 detik) yang juga diukir atas namanya sendiri.

Selain itu, ia mengamankan emas di nomor 200 meter T37 dengan waktu 23,34 detik serta nomor 400 meter T37 dengan torehan 54,80 detik.

Persaingan Makin Ketat dan Modal Pengalaman

Kendati datang sebagai juara bertahan, Saptoyogo menyadari tantangan di Aichi-Nagoya bakal semakin berat seiring meningkatnya performa para pesaing.

Baca Juga :  Tembus Perempat Final AVC Continental 2026, Timnas Voli Putri Indonesia Bersiap Hadapi Iran

“Beban pasti ada karena cukup berat, terutama dari lawan. Ada yang baru, ada yang catatannya lebih bagus lagi,” tutur Saptoyogo.

Salah satu rival utama yang diwaspadainya adalah sprinter asal Arab Saudi, Ali Yousef S Alnakhli. Keduanya kerap berhadapan di lintasan, termasuk pada final 100 meter T37 Asian Para Games Hangzhou ketika Alnakhli meraih perak dengan waktu 12,11 detik.

Guna menghadapi ketatnya kompetisi, Saptoyogo fokus mematangkan mental bertanding serta mempertajam catatan waktunya. Pengalaman berpartisipasi dalam dua edisi Asian Para Games sebelumnya menjadi modal berharga untuk mengatasi tekanan sebagai juara bertahan.

Baca Juga :  Piala Pangdam IM Cup 2026: Buldozer FC Tampil Dominan, Taklukkan Remender FC dengan Skor 5-0

“Persiapannya sama seperti tahun-tahun kemarin. Kemungkinan tinggal melatih mental, terus juga catatan waktu. Saya sangat yakin untuk mendapatkan itu juga,” tegasnya.

Batu Pijakan Menuju Paralimpiade LA 2028

Ajang Asian Para Games 2026 juga diposisikan Saptoyogo sebagai bagian dari peta jalurnya menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.

Setelah sukses menyabet tiga emas di Hangzhou dan mempersembahkan medali perak nomor 100 meter T37 pada Paralimpiade Paris 2024, ia bertekad menjaga konsistensi performanya.

“Kalau sudah berhasil, paling mempersiapkan menuju LA. Tahun 2028 ke LA untuk Paralimpiade. Jadi ini harus mendapatkan medali emas karena ini juga sebagai poin penting menuju LA,” pungkas Saptoyogo.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Olahraga

Budi Harjo Pertanyakan Dukungan KONI untuk Atlet Moccak Pakpak Aceh Singkil ke Malaysia

Olahraga

Rayakan Ultah ke-39 di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Dapat Kejutan Spesial dari Skuad Argentina

Olahraga

Persada Abdya U17 Masuk Grup A Putaran Nasional Piala Soeratin U17 2026: Bersaing dengan Persebaya hingga Lahat FC

Aceh Besar

Pelti Aceh Besar Gelar Open Turnamen Meriahkan HUT ke-41 Kota Jantho

Olahraga

Persiraja Banda Aceh Tempati Dasar Klasemen Grup A Pegadaian Championship 2026-2027

Olahraga

Harumkan Nama Aceh di Sulawesi, BMA Racing Team Tunjukkan Dominasi Nasional

Olahraga

Persiraja Takluk 0-1 dari Semen Padang di Laga Perdana Pegadaian Championship 2026/27

Olahraga

Taekwondo Aceh Besar Juara Umum Pra PORA 2026