Home / Pemko Banda Aceh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Pemko Banda Aceh Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Berbasis Digital

REDAKSI

Pemko Banda Aceh perkuat keterbukaan informasi publik lewat inovasi digital. Komitmen disampaikan Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal saat Penilaian Keterbukaan Informasi oleh Komisi Informasi Aceh di Geuceu Komplek Rabu 14/10/2026.

Pemko Banda Aceh perkuat keterbukaan informasi publik lewat inovasi digital. Komitmen disampaikan Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal saat Penilaian Keterbukaan Informasi oleh Komisi Informasi Aceh di Geuceu Komplek Rabu 14/10/2026.

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat keterbukaan informasi publik melalui inovasi, pemanfaatan teknologi digital, dan peningkatan kualitas pelayanan guna mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, saat mengikuti Penilaian Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Aceh di Kantor Komisi Informasi Aceh, Geuceu Komplek, Rabu (14/10/2026).

Illiza mengatakan, keterbukaan informasi tidak hanya sebatas menyediakan data dan dokumen pemerintahan, tetapi juga memastikan masyarakat mudah mengakses informasi dan memperoleh pelayanan. Oleh karena itu, sistem pelayanan terus dikembangkan agar terintegrasi mulai dari tingkat gampong, kecamatan, hingga pemerintah kota.

Baca Juga :  Perkuat Kamtibmas dari Gampong, Afdhal Ajak Keuchik Bangun Sinergi dan Deteksi Dini

Pemko Banda Aceh telah mengembangkan berbagai inovasi, di antaranya layanan informasi melalui PPID, sistem pengaduan masyarakat SALEUM, serta pemanfaatan Command Center dan CCTV untuk mendukung pemantauan kondisi kota, notifikasi, dan keamanan ruang publik.

Selain layanan digital, pemerintah kota juga menghadirkan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti Ambulans Puskesmas Keliling, Dokter Saweu Sikula, Gerakan Seniman Masuk Sekolah, serta Forum Suara Warga sebagai wadah pengungkapan aspirasi masyarakat.

Baca Juga :  Illiza Terima Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Berdasarkan paparan Wali Kota, Pemko Banda Aceh saat ini mengelola 58 aplikasi, terdiri atas 26 aplikasi informasi publik dan 32 aplikasi administrasi pemerintahan. Pemerintah kota juga merencanakan pemeliharaan informasi melalui pembentukan dan pendampingan PPID gampong di kecamatan sembilan.

Ke depan, Pemko Banda Aceh akan terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi berbasis teknologi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia pengelola informasi, serta mengembangkan sistem kecerdasan buatan untuk mendukung digitalisasi layanan di sektor pendidikan, kesehatan, dan perizinan.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Syariah, RSUD Meuraxa Raih Penghargaan Nasional

Illiza menegaskan, berbagai upaya tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Insyaallah, kita terus berjuang agar informasi publik dan ruang publik semakin terbuka, transparan, dan akuntabel. Ini bagian dari komitmen kita untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” tutupnya. (Zie)

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Ie Masen

Pemko Banda Aceh

Penyaluran Bansos September 2026, Pemko Banda Aceh Bersama BMK Jangkau Fakir Uzur dan Miskin Lansia

Parlementarial

Wali Kota dan Ketua DPRK Serahkan Atribut Baru untuk Jukir di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Ambil Langkah Cepat Atasi Kelangkaan dan Kenaikan Harga Pangan Selama Bencana Alam

Pemko Banda Aceh

Sekda Banda Aceh Terima Tim BRIN, Dorong Pembentukan Bapperida dan Pilot Project Riset

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Ikuti Deklarasi Techpreneur DEAL 2026, Komit Bangun Ekosistem Startup Lokal

Ekbis

Illiza dan Iwao Atsumi Teken MoU, Banda Aceh Kembali Jalin Kerjasama dengan Jepang

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gayo Lues, Tekadkan Solidaritas Antar Daerah