ACEH BESAR – Semangat membumikan Al-Qur’an dan tekad mengharumkan nama daerah menjadi motivasi bagi kafilah Kecamatan Lhoknga dalam mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar yang berlangsung di Lapangan Bung Cala, Kecamatan Kuta Baro.
Dengan membawa harapan masyarakat dan dukungan penuh dari para keuchik, kafilah Lhoknga bertekad memberikan penampilan terbaik demi mewujudkan target masuk tiga besar pada ajang MTQ tahun ini.
Di balik setiap lantunan ayat suci yang diperdengarkan, tersimpan doa, perjuangan, dan harapan untuk mengukir prestasi. Bagi Kecamatan Lhoknga, MTQ bukan semata-mata ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta melahirkan generasi Qur’ani yang mampu membawa kebanggaan bagi daerah.
Camat Lhoknga, Zayadinur, S.STP., menyampaikan optimisme tersebut pada Rabu (21/10/2026). Ia menjelaskan bahwa kafilah Kecamatan Lhoknga diperkuat oleh 36 peserta dan didampingi delapan orang ofisial.
Menurutnya, terdapat sejumlah cabang unggulan yang diharapkan mampu menyumbangkan prestasi bagi Lhoknga, di antaranya tahfiz Al-Qur’an, tilawah, dan syahril Qur’an.
“Insyaallah, dengan semangat dan kesungguhan seluruh kafilah, kita menargetkan tiga besar. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjaga kekompakan, dan memberikan prestasi terbaik untuk Kecamatan Lhoknga,” ujar Zayadinur.
Ia berharap seluruh peserta mampu menjaga semangat, kepercayaan diri, dan kekompakan selama mengikuti perlombaan. Baginya, perjuangan para kafilah merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mengharumkan nama Kecamatan Lhoknga sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Lhoknga Siap Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah MTQ ke-36
Tidak hanya menargetkan prestasi pada MTQ ke-35, Kecamatan Lhoknga juga menyatakan kesiapan untuk menawarkan diri menjadi tuan rumah MTQ ke-36 tingkat Kabupaten Aceh Besar.
Keinginan tersebut menjadi bagian dari semangat Lhoknga untuk turut berkontribusi dalam menyukseskan syiar Islam dan memperkuat tradisi mencintai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Apabila mendapat kepercayaan, kesempatan menjadi tuan rumah diharapkan dapat menjadi momentum bagi Kecamatan Lhoknga untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkenalkan potensi daerah, serta memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi Qur’ani untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Dukungan Keuchik, Kekuatan bagi Kafilah
Optimisme serupa disampaikan Ketua Forum Keuchik Kecamatan Lhoknga, Tarmizi Abdullah. Ia meyakini para kafilah siap tampil semaksimal mungkin dalam setiap cabang perlombaan yang diikuti.
Menurut Tarmizi, perjuangan para peserta bukan hanya membawa nama pribadi, melainkan juga membawa harapan dan kebanggaan seluruh masyarakat gampong di Kecamatan Lhoknga.
Dukungan penuh para keuchik se-Kecamatan Lhoknga menjadi salah satu kekuatan penting dalam membangun motivasi para peserta. Kebersamaan tersebut diharapkan mampu menambah kepercayaan diri kafilah untuk tampil maksimal dan meraih hasil terbaik.
Bagi Lhoknga, setiap peserta memiliki arti penting. Setiap ayat yang dilantunkan, setiap hafalan yang dipersembahkan, dan setiap penampilan yang ditunjukkan merupakan bagian dari perjuangan untuk menjaga nilai-nilai Al-Qur’an tetap hidup dalam kehidupan masyarakat.
Kini, harapan masyarakat tertuju kepada para kafilah yang sedang berjuang membawa nama Kecamatan Lhoknga. Target tiga besar menjadi motivasi bersama, sementara doa, dukungan, dan kebersamaan menjadi kekuatan yang mengiringi langkah mereka.
Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, kafilah Lhoknga diharapkan mampu menorehkan prestasi membanggakan pada MTQ ke-35 Kabupaten Aceh Besar.
Bagi Lhoknga, kemenangan bukan hanya tentang meraih peringkat, melainkan juga tentang menumbuhkan generasi Qur’ani, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kebanggaan bagi seluruh masyarakat.
Penulis: Nazarullah
Editor: Dahlan









