ACEH TENGGARA – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Kodim 0108/Aceh Tenggara terus menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini, progres pengerjaan berbagai sasaran program telah mencapai 44 persen, mencakup pembangunan infrastruktur serta kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Capaian tersebut menjadi dorongan bagi Satuan Tugas (Satgas) TMMD untuk terus mengoptimalkan pekerjaan di lapangan. Percepatan dilakukan melalui koordinasi antarpersonel dan kerja sama dengan masyarakat, dengan tetap mengutamakan kualitas serta manfaat pembangunan dalam jangka panjang.
Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., menegaskan bahwa seluruh personel berkomitmen menyelesaikan setiap sasaran secara profesional, terencana, dan bertanggung jawab.
“Progres pekerjaan terus kita dorong agar setiap sasaran dapat diselesaikan sesuai dengan rencana. Namun, percepatan pembangunan harus tetap memperhatikan kualitas dan ketepatan pengerjaan. Kita ingin hasil pembangunan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujar Dansatgas.
Salah satu sasaran fisik program tersebut adalah pembangunan jalan sepanjang 2.000 meter dengan lebar sekitar empat meter. Infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses menuju wilayah sekitar, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
Selain jalan, pembangunan jembatan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi dengan akses transportasi yang lebih baik.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, TMMD ke-130 Kodim 0108/Agara juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik. Di antaranya pemberian bantuan kepada anak yatim, penyuluhan pertanian, serta edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat. Penyuluhan pertanian diharapkan menambah wawasan warga dalam mengembangkan usaha pertanian, sedangkan edukasi bahaya narkoba menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang sehat dan produktif.
Melalui rangkaian kegiatan fisik dan nonfisik itu, TMMD juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong serta mendukung keberlanjutan hasil pembangunan.
Dengan progres mencapai 44 persen, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0108/Agara akan terus mengoptimalkan pengerjaan sesuai tahapan yang direncanakan. Selain mengejar target penyelesaian, perhatian terhadap mutu dan fungsi infrastruktur tetap menjadi prioritas agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat secara aman dan berkelanjutan.
Penulis: Muhammad Afdha
Editor: Dahlan









