Home / Pemkab Aceh Besar

Selasa, 29 Juli 2025 - 21:30 WIB

Aceh Besar Siap Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Bahan Pokok di Pasar

REDAKSI

Asiaten II Sekdakab Aceh Besar HM Ali S.Sos MSi mengikuti Rakor Inflasi bersama Kemendagri di Ruang Rapat Sekda Aceh Besar, Kota Jantho, Selasa (29/07/2025).

Asiaten II Sekdakab Aceh Besar HM Ali S.Sos MSi mengikuti Rakor Inflasi bersama Kemendagri di Ruang Rapat Sekda Aceh Besar, Kota Jantho, Selasa (29/07/2025).

Kota Jantho – Dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi nasional, Pemerintah Aceh Besar siap menjaga stabilitas pasokan hingga menjaga harga bahan pokok di Pasar.

“Pemerintah Aceh Besar mendukung stabilitas ekonomi dengan strategi yang telah dicanangkan dan kita evaluasi secara mingguan. Kita siap menjaga stabilitas pasokan barang hingga menjaga harga bahan pokok di pasaran,” tutur Asiaten II Sekdakab Aceh Besar HM Ali S.Sos MSi didampingi unsur Forkopimda dan Kepala OPD.

Hal itu dikatakannya usai mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi secara virtual denganMenteri Dalam Negeri (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, MA,Ph.D, yang diwakili Sekjen Kemendagri RI Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si, Selasa (29/7/2025).

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Besar Dampingi Marlina Usman Luncurkan Sekolah Lansia di Alue Gintong Seulimuem 

Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat, untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional khususnya di tengah dinamika global dan tantangan domestik yang mempengaruhi harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berkomitmen terhadap penanganan inflasi daerah dengan meminta TPID untuk terus melakukan terobosan. “Kita minta Tim Pengendali Inflasi Daerah untuk dapat terus lakukan inovasi maupun terobosan sehingga kondisi harga dan ketersedian bahan pokok tidak terganggu,” ujar M Ali.

Dalam kesempatan tersebut, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional termasuk pengendalian inflasi melalui stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di pasar.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Terima Audensi Panitia Jambore Kemanusian Peduli Kesehatan PPPKMI, PERSAGI dan KAPPAH

Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan dapat mendorong investasi dan pertumbuhan sektor-sektor produktif sebagai bagian dari strategi menjaga laju pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Untuk diketahui, Kondisi inflasi provinsi pada Juni 10 provinsi tertinggi adalah Papua Selatan sampai Lampung dengan angka inflasi nasional sebesar 1,87%. Sementara bagi yang dibawah kotak hijau atau 10 provinsi terendah kami ucapkan terimakasih,” ucap Tomsi.

Pada sesi evaluasi, turut dibahas konstruksi dan komitmen Pemerintah Daerah dalam mensukseskan program membangun 3 juta rumah yang merupakan salah satu program strategis nasional untuk mengatasi tugas, pekerjaan, atau item yang belum selesai dan perlu ditangani oleh suatu tim (Backlog) Perumahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Minta Dinkes Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dan Sigap Antisipasi Penyakit

Sedangkan Deputi Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Stastiktik Puji Ismartini, dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa melihat historis 4 bulan terakhir pada bulan Juli biasanya dominan mengalami inflasi Juli 2024.

“Pada bulan juli 2021, 2022 dan 2023 komponen yang mengalami inflasi teretinggi adalah komponen bergejolak, sedangkan bulan juli 2024 komponen bergejolak mengalami deflasi,” terang Puji.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemkab Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Hadiri Peringatan HUT Bhayangkara ke-79

Berita

Plt Sekda Aceh Besar Open House, Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat

Berita

Pemkab Aceh Besar Melalui Baitul Mal Salurkan Bantuan untuk 1.144 Mustahik

Pemkab Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Pimpin Safari Ramadhan di Masjid Mujahidin Lamlhom

Pemkab Aceh Besar

Plt Sekda Aceh Besar Buka Leadership Training IPPEMINDRA

Pemkab Aceh Besar

Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Semangati PSAB Raih Prestasi di Liga 4 Aceh

Daerah

Pemerintah Ajukan Rancangan Qanun RPJMD Kepada DPRK Aceh Besar

Nasional

Kehadiran Sekolah Rakyat Jadi Modal Peningkatan SDM Keluarga Miskin