Aceh Tengah — Momen menegangkan terjadi saat Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung ke lokasi retakan tanah mirip sinkhole di kawasan Pondok Balek, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (6/2/2026).
Di tengah agenda peninjauan tersebut, tiba-tiba terdengar suara gemuruh keras dari dalam tanah. Suara itu disertai pergerakan tanah yang mulai runtuh di sekitar titik retakan, memicu kepanikan di lokasi kejadian.
Petugas pengamanan dan tim teknis yang berada di lokasi langsung bereaksi cepat. Mereka segera meminta Menteri Dody Hanggodo beserta rombongan untuk menjauh dari area retakan demi menghindari risiko yang lebih besar. Rombongan menteri pun segera dievakuasi ke titik aman yang telah disiapkan sebelumnya.
Menurut saksi mata di lokasi, suara retakan terdengar cukup kuat dan terjadi secara tiba-tiba. Tanah di sekitar lokasi tampak bergerak dan ambles, memperkuat dugaan bahwa struktur tanah di kawasan tersebut masih labil dan berpotensi mengalami runtuhan susulan.
“Kami langsung meminta semua orang menjauh karena kondisi tanah sangat tidak stabil. Retakan bisa melebar kapan saja,” ujar salah satu petugas teknis di lokasi.
Retakan tanah mirip sinkhole tersebut sebelumnya dilaporkan warga karena terus melebar dan mengancam permukiman serta akses jalan di kawasan Pondok Balek. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum turun langsung untuk melihat kondisi lapangan sekaligus menyiapkan langkah penanganan darurat.
Meski sempat terjadi insiden runtuhan, Menteri PU Dody Hanggodo memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ia juga menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah.
“Kami akan melakukan kajian teknis secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti retakan ini dan segera mengambil langkah penanganan yang diperlukan,” kata Dody di sela peninjauan.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini telah memasang garis pembatas di sekitar lokasi retakan serta mengimbau warga untuk tidak mendekati area berbahaya. Tim geologi dan teknis juga terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi potensi runtuhan lanjutan.(**)
Editor: Redaksi









