Home / Berita

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:43 WIB

Inflasi Aceh Capai 6,09 Persen, BI Perkuat Stabilitas Harga

REDAKSI

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Agus Chusaini menyampaikan keterangan terkait perkembangan inflasi Aceh Januari 2026 serta langkah pengendalian harga dan stabilisasi pasokan pangan.(26/2/2026).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Agus Chusaini menyampaikan keterangan terkait perkembangan inflasi Aceh Januari 2026 serta langkah pengendalian harga dan stabilisasi pasokan pangan.(26/2/2026).

Aceh – Laju inflasi di Aceh pada Januari 2026 tercatat cukup tinggi. Berdasarkan data terbaru, inflasi tahunan (year on year) mencapai 6,09 persen, sementara inflasi bulanan pada Januari berada di angka 3,55 persen. Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025, yang menyebabkan terganggunya distribusi dan produksi sejumlah komoditas penting di berbagai wilayah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menjelaskan bahwa tekanan inflasi saat ini lebih banyak berasal dari kelompok bahan pangan. Gangguan distribusi akibat kerusakan infrastruktur serta hambatan transportasi menyebabkan pasokan tidak stabil, sehingga harga beberapa komoditas strategis mengalami kenaikan signifikan.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Ucapkan Terimakasih Atas Kondusivitas Pergantian Tahun

Komoditas yang memberikan kontribusi terbesar terhadap inflasi antara lain beras, bawang merah, dan cabai merah. Selain itu, penyesuaian tarif listrik serta kenaikan harga angkutan udara turut memperbesar tekanan inflasi pada awal tahun.

Lonjakan harga tercatat terjadi di sejumlah daerah seperti Banda Aceh, Lhokseumawe, Meulaboh, Takengon, dan Kuala Simpang. Wilayah-wilayah tersebut sempat mengalami gangguan pasokan akibat terhambatnya jalur distribusi pascabencana.

Agus menyebutkan bahwa kondisi ini bersifat sementara. Seiring dengan perbaikan infrastruktur dan mulai pulihnya aktivitas distribusi barang, tekanan inflasi diperkirakan akan berangsur menurun pada bulan-bulan berikutnya.

Baca Juga :  Polwan Polda Aceh Ini Raih Juara II Karate Piala Kapolri Tahun 2025

Untuk mengendalikan situasi, Bank Indonesia bersama Pemerintah Aceh dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah terus memperkuat berbagai langkah strategis. Upaya tersebut meliputi operasi pasar, pengawasan distribusi bahan pokok, serta koordinasi lintas instansi guna memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga.

Selain langkah pemerintah, peran masyarakat juga dinilai penting dalam menjaga stabilitas harga. Agus mengimbau masyarakat agar menerapkan pola konsumsi yang bijak, yakni membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu lonjakan permintaan.

Baca Juga :  Layanan Operasional Bank Aceh Tutup Selama Libur Lebaran Idul Fitri 1446 H

Ia juga mendorong diversifikasi konsumsi pangan lokal sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada komoditas tertentu yang rentan mengalami kenaikan harga.

“Perilaku belanja yang bijak sangat membantu menjaga stabilitas harga, terutama di tengah proses pemulihan distribusi pascabencana,” ujar Agus.

Ke depan, Bank Indonesia optimistis inflasi Aceh dapat kembali terkendali melalui sinergi kebijakan antara pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat. Stabilitas harga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pemulihan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Aceh Besar Hadiri Pembukaan Kontes Kambing dan Domba di Lanud SIM

Berita

Draft Rancangan Perubahan UUPA Disetujui DPRA, Plt Sekda Ajak Semua Pihak Bersinergi Agar Disahkan DPR RI Tahun Ini

Berita

Aceh Luncurkan Program “Satu Data” untuk Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Efisien

Berita

Penobatan Duta Bahasa Provinsi Aceh 2025 Dibuka, Gubernur Aceh Apresiasi Upaya Pelestarian Bahasa dan Budaya

Berita

Komitmen Pemulihan dan Pencegahan Keberulangan Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat

Berita

Wakil Bupati Aceh Besar Shalat Idul Fitri Bersama Masyarakat di Masjid Al Munawwarah Kota Jantho

Berita

Ketua PASOPATI Aceh: Masyarakat Masih Berharap Pihak Kepolisian tetap Menjadi Pengayom

Berita

Tinjau RS Bhayangkara, Kapolda Aceh Pastikan Bangunan Layak dan Pelayanan Mantap