Home / Sosial

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:59 WIB

Isa Alima Minta PLN Jamin Listrik Stabil Selama Ramadhan

REDAKSI

Drs. Isa Alima mengingatkan PLN untuk menjaga stabilitas pasokan listrik selama bulan suci Ramadhan demi mendukung kekhusyukan ibadah dan aktivitas ekonomi masyarakat Aceh.(15/2/2026)

Drs. Isa Alima mengingatkan PLN untuk menjaga stabilitas pasokan listrik selama bulan suci Ramadhan demi mendukung kekhusyukan ibadah dan aktivitas ekonomi masyarakat Aceh.(15/2/2026)

Banda Aceh – Menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik Aceh, Drs. Isa Alima, mengingatkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar memastikan pasokan listrik tetap stabil tanpa pemadaman selama bulan puasa.

Menurut Isa, Ramadhan merupakan momentum sakral bagi umat Muslim, termasuk di Aceh. Karena itu, ia menilai keandalan listrik menjadi faktor penting dalam menjaga kekhusyukan ibadah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ramadhan adalah bulan ibadah, bulan penguatan iman, dan bulan penuh harapan. Jangan sampai momen sakral ini dinodai oleh pemadaman listrik yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah dan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Isa dalam keterangan persnya, Minggu (15/2/2024).

Baca Juga :  Peringati HUT Ke-77, Polwan Polda Aceh Gelar Baksos dengan Menyalurkan Sembako untuk Warga

Ia mengapresiasi kinerja PLN selama ini yang dinilai cukup baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa stabilitas pasokan listrik memiliki urgensi yang lebih tinggi selama Ramadhan.

Isa menggambarkan potensi dampak yang bisa timbul jika terjadi pemadaman, terutama saat umat Muslim melaksanakan salat tarawih atau saat masyarakat mempersiapkan sahur. Selain itu, pelaku UMKM yang memproduksi takjil dan makanan berbuka puasa juga sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil.

Baca Juga :  BKPRMI Aceh Besar Salurkan Donasi Kepada Korban Rumah Terbakar di Sibreh

“Bayangkan jika saat salat tarawih listrik tiba-tiba padam, atau ketika masyarakat bersiap sahur aliran listrik terhenti. Begitu pula para pelaku UMKM yang menggantungkan usaha mereka pada listrik, tentu akan mengalami kerugian jika terjadi gangguan,” paparnya.

Ia menilai listrik saat ini bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi telah menjadi bagian dari kenyamanan beribadah dan penggerak roda ekonomi masyarakat. Untuk itu, Isa mendorong PLN melakukan langkah antisipasi maksimal, seperti pemeliharaan jaringan sebelum Ramadhan dan menyiagakan tim teknis di titik-titik rawan gangguan.

Baca Juga :  Bhayangkari Aspol Punge Galakkan Masakan Bubur Asyura

“Saya berharap ada kesiapsiagaan ekstra, termasuk pemeriksaan jaringan secara menyeluruh dan penempatan tim siaga. Ini bukan hanya soal citra pelayanan, tetapi demi menjaga ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa,” tegasnya.

Isa juga berharap Ramadhan tahun ini di Aceh dapat berlangsung dalam suasana yang terang—terang dalam ibadah, terang dalam usaha, dan terang dalam kehidupan sosial.

“Jangan sampai bulan yang seharusnya menjadi bulan cahaya justru diselimuti kegelapan akibat pemadaman listrik yang sebenarnya bisa dicegah,” pungkasnya.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Ketua DPRK Banda Aceh Jenguk Warga Lumpuh 10 Tahun, Koordinasi Home Visit Medis

Sosial

Kodim 0108/Agara mulai lakukan pengukuran Lokasi Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Buah Pala Aceh Tenggara

Sosial

Baitul Mal Aceh dan Aceh Tengah Salurkan Bantuan Rp569,9 Juta untuk Korban Kebakaran Jeget Ayu

Parlementarial

Hasil Perjuangan Aspirasi dan Advokasi Anggota DPRA Munawar AR, Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Laptop kepada Pendamping PKH Banda Aceh

Sosial

Ratusan Prajurit dan Persit Kodam Iskandar Muda Gelar donor darah

Sosial

Satgas Gulbencal Yonkav 11/MSC besihkan Puskesmas Tamiang Hulu, Kuala Simpang

Sosial

TNI dan Warga terus Percepat Penyelesaian Jembatan Gantung di Ds. Kumbang Jaya, Kab. Aceh Tenggara

Pemkab Aceh Besar

Bupati Syech Muharram Buka Jambore Kemanusiaan Peduli Kesehatan di Lhoong