Aceh Utara – Warga Gampong Biram Rayeuk, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, digegerkan dengan penemuan jasad manusia di sebuah kebun pada Kamis (22/1/2026) menjelang waktu salat Magrib. Kondisi jasad yang ditemukan nyaris tinggal kerangka membuat warga sempat tidak berani mendekat.
Kapolsek Tanah Jambo Aye, AKP Agus Alfian Halomoan Lubis, menjelaskan bahwa jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh Asnawi, pemilik kebun, saat sedang berada di lahannya. Awalnya, Asnawi mencurigai benda yang tampak menyerupai tulang di area kebun tersebut.
“Setelah dicek secara teliti dan saksama, pemilik kebun memastikan bahwa yang terlihat tersebut benar merupakan kerangka kaki beserta kerangka tubuh manusia,” kata AKP Agus, Jumat (23/1/2026).
Mengetahui temuannya itu, Asnawi segera memberitahukan kepada warga sekitar. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke pihak kepolisian, dan personel Polsek Tanah Jambo Aye langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
Penemuan tersebut menarik perhatian warga setempat. Berdasarkan kondisi jasad yang sudah lama terurai, warga menduga mayat perempuan itu merupakan korban banjir besar yang melanda wilayah Tanah Jambo Aye dan sekitarnya pada 26 November 2025 lalu.
Proses identifikasi kemudian dilakukan dengan melibatkan pihak keluarga dan warga setempat. Dari hasil pencocokan ciri-ciri yang ditemukan, jasad tersebut dipastikan merupakan Mawardiah (18), warga Gampong Lhok Reudeup, Kecamatan Tanah Jambo Aye, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat banjir besar terjadi.
“Setelah dipastikan identitasnya, kerangka mayat langsung dievakuasi oleh personel Polsek Tanah Jambo Aye bersama warga setempat dan dibawa ke rumah duka,” ujar AKP Agus.
Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad tersebut. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat terseret arus banjir besar yang melanda wilayah tersebut beberapa bulan lalu.
Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Suasana duka menyelimuti keluarga korban yang akhirnya mendapatkan kepastian setelah berbulan-bulan menanti kabar.(**)
Editor: Redaksi









