Banda Aceh – Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag., M.A.P., menghadiri sekaligus memimpin acara silaturahmi perdana bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di lingkungan DSI Aceh. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Aula Utama Dinas Syariat Islam Aceh, Banda Aceh, Senin (29/6/2026).
Acara silaturahmi ini digelar sebagai momentum penting untuk memperkuat tali persaudaraan (ukhuwah), menyamakan persepsi, sekaligus melakukan konsolidasi internal pasca-transisi kepemimpinan di instansi pengawal syariat tersebut. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pejabat eselon III, eselon IV, fungsional, serta seluruh staf DSI Aceh.
Dalam arahan perdana di depan ratusan pegawai, Dr. Misran Fuadi menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai keikhlasan dan integritas tinggi dalam bekerja. Mengingat DSI Aceh memikul tanggung jawab besar sebagai motor penggerak pelaksanaan syariat Islam di Serambi Mekkah, setiap ASN dituntut menjadi cerminan moral yang baik bagi masyarakat.
“Kita tidak hanya bekerja sebagai pelayan publik secara administratif, tetapi kita adalah khadim (pelayan) syariat Allah di bumi Aceh. Oleh karena itu, mari kita mulai perubahan dan penguatan ini dari dalam rumah kita sendiri, yaitu dengan menjaga kedisiplinan, etos kerja, dan akhlakul karimah di lingkungan dinas,” ujar Dr. Misran.
“Kita tidak hanya bekerja sebagai pelayan publik secara administratif, tetapi kita adalah khadim (pelayan) syariat Allah di bumi Aceh. Mari kita mulai perubahan ini dari dalam rumah kita sendiri, Ujar” Dr. Misran Fuadi, S.Ag., M.A.P. (Kepala DSI Aceh)
Selain memberikan motivasi spiritual, Kadin Syariat Islam Aceh juga memaparkan beberapa poin strategis terkait evaluasi kinerja dan arah kebijakan program ke depan. Tiga aspek utama yang ditekankan dalam pertemuan tersebut meliputi:
Peningkatan Disiplin dan Kinerja: Mengoptimalkan waktu kerja dan target capaian program agar realisasi anggaran berjalan efektif dan berdampak langsung pada masyarakat.
Solidaritas Inter-Sektoral: Menghilangkan ego sektoral antar-bidang dan memperkuat kerja sama tim (teamwork) demi menyukseskan agenda besar daerah.
Inovasi Dakwah digital: Mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam penyebaran syiar Islam agar lebih mudah diakses oleh generasi muda (Gen-Z dan Milenial) di Aceh.
Di akhir sambutannya, Dr. Misran Fuadi membuka ruang dialog interaktif demi mendengar langsung aspirasi, kendala, serta masukan dari para staf di berbagai bidang. Pertemuan ditutup dengan bersalam-salaman sebagai simbol komitmen bersama untuk melangkah maju membawa DSI Aceh ke arah yang lebih baik dan bermartabat. [Adv]
Editor: Redaksi



