Ternate — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku Utara, Said Mahdar, menegaskan komitmen kuat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas melalui penandatanganan Pakta Integritas Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kegiatan penandatanganan tersebut berlangsung pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIT di Aula Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Ternate. Momentum ini menjadi langkah strategis jajaran Pemasyarakatan Maluku Utara dalam memperkuat budaya kerja yang profesional, transparan, serta bebas dari praktik penyimpangan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Maluku Utara, Kabag Tata Usaha dan Umum, Kabid Pelayanan dan Pembinaan, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka.UPT) se-Maluku Utara, serta jajaran staf Kantor Wilayah.
Dalam sambutannya, Said Mahdar menyampaikan bahwa penandatanganan pakta integritas bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata komitmen bersama seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk terus menjaga integritas dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Penandatanganan ini adalah wujud tekad kita bersama untuk membangun zona integritas di lingkungan kerja masing-masing. Ini bukan hanya formalitas, tetapi harus diimplementasikan dalam tindakan sehari-hari,” tegas Said Mahdar.
Ia menjelaskan, pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam menciptakan birokrasi yang bersih, akuntabel, serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Seluruh Ka.UPT Pemasyarakatan di Maluku Utara turut menandatangani pakta integritas sebagai simbol keseriusan dalam menjauhkan diri dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Komitmen ini sekaligus memperkuat upaya reformasi birokrasi yang sedang digencarkan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.
Melalui kegiatan tersebut, jajaran Pemasyarakatan Maluku Utara menegaskan kembali tekad untuk membangun lingkungan kerja yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, serta keteladanan dalam menjalankan tugas.
Said Mahdar juga berharap penandatanganan pakta integritas ini dapat menjadi pondasi dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Pemasyarakatan.
“Integritas itu dibangun dengan kejujuran, dijaga dengan tanggung jawab, dan diperkuat dengan keteladanan. Mari kita buktikan komitmen ini melalui pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Maluku Utara optimistis dapat mendorong seluruh unit kerja di wilayahnya untuk mencapai predikat WBK dan WBBM, sekaligus menghadirkan birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani.(**)
Editor: Redaksi









