Home / Aceh

Senin, 12 Januari 2026 - 10:08 WIB

Ketua TP PKK Aceh Tinjau Pembersihan Sekolah Pascabanjir Aceh Tamiang, Siswa SLB Pembina Ditargetkan Masuk Sekolah 19 Januari

REDAKSI

Ketua TP PKK Aceh, Marlina Usman (Bunda Ana), didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, saat meninjau proses pembersihan sisa material lumpur pascabanjir di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, Minggu (11/01/2026).

Ketua TP PKK Aceh, Marlina Usman (Bunda Ana), didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, saat meninjau proses pembersihan sisa material lumpur pascabanjir di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, Minggu (11/01/2026).

Aceh Tamiang – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Usman, yang juga merupakan istri Gubernur Aceh Muzakir Manaf, meninjau langsung proses pembersihan sekolah terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu, 11/01/2026.

Didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, Marlina Usman meninjau SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang dan SMA Negeri 1 Karang Baru yang sebelumnya terendam banjir dan lumpur akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut.

Dalam kunjungannya, Marlina Usman yang akrab disapa Bunda Ana menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para relawan dari berbagai elemen masyarakat yang telah bergotong royong membersihkan sekolah-sekolah yang terdampak.

Baca Juga :  Plt Sekda Lepas Kontingen FORNAS 2025 ke NTB, Bawa Misi Budaya dan Sportivitas

“Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu daerah dengan dampak banjir paling parah. Hampir seluruh sekolah terdampak lumpur dan membutuhkan peralatan serta tenaga ekstra untuk pembersihannya. Alhamdulillah, hari ini kita melihat semangat kebersamaan yang luar biasa dari para relawan,” ujar Bunda Ana.

Bunda Ana juga menyampaikan keprihatinan sekaligus dukungan penuh terhadap keberlangsungan dunia pendidikan di Aceh, khususnya bagi sekolah-sekolah yang terdampak banjir bandang.

Saat berada di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, Bunda Ana memberikan motivasi serta pesan khusus kepada para siswa berkebutuhan khusus agar tetap semangat dan tidak trauma menghadapi bencana yang baru saja terjadi.

Baca Juga :  2,5 Ton Logistik dan RON Bantuan Mabes Polri untuk Aceh Tiba di Bandara SIM

“Anak-anak SLB ini membutuhkan sentuhan khusus dari hati. Kita ingin mereka pulih dari trauma dan dapat kembali bersekolah seperti biasa. Insya Allah, dengan dukungan semua pihak, pendidikan mereka tetap menjadi prioritas,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar proses belajar mengajar di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang dapat kembali normal.

“Insya Allah, Senin depan 19 Januari 2026, seluruh siswa SLB Pembina Aceh Tamiang sudah bisa kembali bersekolah. Hari ini kita melihat sekolah sudah mulai bersih dari lumpur berkat kerja keras semua pihak,” tambahnya.

Baca Juga :  Kumpulkan Istri Mantan Panglima Wilayah, Kak Na Ajak Bangun UMKM 

Pembersihan sekolah tersebut melibatkan berbagai organisasi dan komunitas, di antaranya Komunitas Buddha Suci, Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA), perwakilan mahasiswa USK dan UIN Banda Aceh, para orang tua murid, serta guru setempat, termasuk dukungan dari Dinas Pendidikan Aceh.

Kunjungan Ketua TP PKK Aceh ini turut didampingi oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdik Aceh, Dahlawi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Tamiang, Bakhtiar, Kepala UPTD Balai Tekkomdik, Syahrul serta tim Huams Disdik Aceh. (**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

PT. Solusi Bangun Andalas Gelar FKM 2025, Ajak Masyarakat Evaluasi dan Tingkatkan Program CSR

Aceh

Dua Dekade Pasca-MoU Helsinki, Wali Nanggroe: Aceh Belum Berkembang

Aceh

“Pertumbuhan Ekonomi Aceh Membaik, Tapi Tantangan Kemiskinan Masih Tinggi”

Aceh

Sekda: Butuh Dukungan Media untuk Membangun Aceh

Aceh

Pembina YJI Aceh Ziarah ke Makam HT Djohan

Aceh

Gubernur Aceh Ajak Syarikat Islam Terus Menjadi Kekuatan Moral dan Intelektual Umat

Aceh

Plt. Kadisdik Aceh Ingatkan Bahaya Media Sosial di Hadapan Finalis Duta Kamtibmas 2025

Aceh

Bank Indonesia Provinsi Aceh Bersama Perbankan Jaga Kelancaran Sistem Pembayaran di Aceh