Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:36 WIB

Mualem Soroti Jembatan Rusak Pascabencana di Aceh Belum Tertangani

Redaksi

kondisi jembatan antardesa dan antarkecamatan di Aceh yang belum tertangani pascabencana Sumatera saat Rapat Koordinasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Kemendagri, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

kondisi jembatan antardesa dan antarkecamatan di Aceh yang belum tertangani pascabencana Sumatera saat Rapat Koordinasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Kemendagri, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Jakarta – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, menyuarakan keprihatinan serius terhadap kondisi infrastruktur jembatan di sejumlah wilayah Aceh yang terdampak bencana di Sumatera. Hingga kini, jembatan penghubung antardesa dan antarkecamatan dilaporkan masih belum tersentuh perbaikan, sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Mualem saat menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera yang digelar di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (15/1/2026). Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.

Baca Juga :  Kak Ana Kunjungi Tempat Produksi Konveksi Terjangkau dan Berkualitas di Aceh Utara 

Dalam forum itu, Mualem secara terbuka menyampaikan kondisi di lapangan yang masih jauh dari kata pulih. Ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah selama ini lebih banyak tertuju pada jalan nasional dan provinsi, sementara jembatan-jembatan penghubung antarwilayah pedesaan justru luput dari penanganan.

“Sedangkan jembatan-jembatan yang melalui kecamatan, antarkecamatan, hingga antardesa ini masih belum tersentuh, Pak,” ujar Mualem di hadapan peserta rapat.

Akibat belum adanya perbaikan, warga di sejumlah daerah terpaksa mencari cara alternatif untuk beraktivitas. Mualem mengungkapkan, hingga kini masih banyak masyarakat yang menyeberangi sungai menggunakan rakit tradisional, sebuah kondisi yang dinilai berisiko tinggi dan membahayakan keselamatan.

Baca Juga :  Berkunjung ke Sekolahnya Dulu di SMA 1 Banda Aceh, Ketua PKK Safriati Ajak Siswa Jauhi Bullying hingga Seks Bebas

“Masih ada beberapa kabupaten di Aceh, seperti Aceh Timur dan Aceh Utara, yang masyarakatnya terpaksa menggunakan rakit untuk menyeberang sungai,” katanya.

Menurut Mualem, sungai-sungai yang harus diseberangi warga bukanlah sungai kecil. Lebarnya mencapai 100 hingga 150 meter, sehingga keberadaan jembatan menjadi kebutuhan mendesak, terutama untuk akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.

Oleh karena itu, Mualem meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret dan kebijakan strategis agar pembangunan jembatan dapat dipercepat. Ia berharap penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya berfokus pada infrastruktur utama, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan.

Baca Juga :  Mualem Tinjau Calon Penerima Rumah Layak Huni di Aceh Singkil

“Ini sangat penting agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal dan roda perekonomian di daerah terdampak dapat berjalan kembali,” tegasnya.

Pemerintah Aceh berharap melalui koordinasi lintas kementerian tersebut, permasalahan jembatan rusak pascabencana di Aceh dapat segera masuk dalam prioritas nasional dan ditindaklanjuti secara nyata di lapangan.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim serta Penyandang Disabilitas

Berita

Wagub Fadhlullah Doakan Jemaah Calon Haji ASN Pemerintah Aceh Jadi Haji Mabrur

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Perintahkan Percepatan Distribusi Sembako dan Penanganan Akses ke Wilayah Terisolir

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah Kumpulkan BUMD-BUMN dan Perusahaan: Jika Ada yang Persulit Administrasi, Laporkan

Pemerintah

Aceh Resmi Jadi Wilayah ODF Pertama di Sumatera, ke Enam se-Indonesia

Olahraga

Wagub Buka Open Turnamen Road Race Pemerintah Aceh 2025

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Prioritaskan Evakuasi, Pembukaan Jalur Transportasi, dan Distribusi Logistik Bagi Wilayah Terdampak

Pemerintah Aceh

Wakil Gubernur Resmi Buka Aceh Festival 2025