Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor penerangan jalan. Melalui Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3), Pemko Banda Aceh telah memasang sekaligus mengganti sebanyak 456 unit lampu penerangan jalan umum (PJU) berbasis LED yang tersebar dari jalan protokol hingga ke jalan-jalan gampong (desa).
Kepala DLHK3 Banda Aceh, Hamdani Basyah, mengatakan pemasangan dan retrofit lampu LED tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk menerangi ibu kota Provinsi Aceh secara merata, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.
“Jumlah lampu jalan yang sudah terpasang, diganti, maupun dilakukan retrofit hingga saat ini mencapai 456 unit,” kata Hamdani di Banda Aceh, Kamis, 2 Oktober 2025.
Ia merinci, dari total tersebut terdapat 246 unit lampu LED berdaya 90 watt yang dipasang di jalan-jalan protokol, serta 210 unit lampu LED berdaya 60 dan 70 watt yang diperuntukkan bagi jalan gampong di berbagai kecamatan.
Untuk kawasan jalan protokol, lampu LED baru telah menerangi sejumlah ruas strategis, di antaranya Jalan Tgk Imum Lueng Bata, Jalan Dr Mr Mohd Hasan, kawasan Pante Pirak–Jalan Sultan Mahmudsyah, Jalan T Nyak Arief, Jalan Sultan Iskandar Muda, serta area Jembatan Fly Over dan Underpass Beurawe.
Ruas-ruas ini selama beberapa waktu sempat mengalami kondisi gelap akibat kerusakan jaringan dan pencurian kabel.
Sementara itu, lampu LED dengan daya 60 dan 70 watt dipasang secara merata di jalan-jalan gampong yang tersebar di sembilan kecamatan di Kota Banda Aceh. Beberapa di antaranya berada di Kecamatan Banda Raya, Baiturrahman, Syiah Kuala, dan Ulee Kareng, yang selama ini menjadi kawasan padat aktivitas warga.
Hamdani menjelaskan, pembenahan sistem penerangan jalan tersebut merupakan instruksi langsung Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyusul maraknya aksi pencurian kabel lampu jalan yang terjadi beberapa bulan terakhir. Aksi pencurian itu sempat menyebabkan sejumlah ruas jalan utama di Banda Aceh berada dalam kondisi gelap gulita dan membahayakan pengguna jalan.
“Alhamdulillah, dengan dukungan penuh dari Ibu Wali Kota, seluruh jaringan kabel yang rusak akibat pencurian sudah diperbaiki, sekaligus dilakukan penggantian lampu PJU dengan teknologi LED yang lebih hemat energi dan terang,” ujarnya.
Ke depan, DLHK3 memastikan program pemasangan dan penambahan lampu penerangan jalan akan terus dilanjutkan ke lokasi-lokasi lain yang masih membutuhkan, baik di pusat kota maupun di wilayah pemukiman warga.
Pada kesempatan tersebut, Hamdani juga mengajak seluruh masyarakat Kota Banda Aceh untuk ikut berperan aktif menjaga dan melindungi fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah.
“Lampu-lampu jalan ini bukan hanya untuk keindahan kota, tetapi juga sangat penting sebagai penerangan bagi pengguna jalan. Dengan pencahayaan yang baik, kita berharap dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta mengurangi risiko kecelakaan dan tindak kriminal,” pungkasnya.(**)
Editor: Dahlan









