Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 24 April 2026 - 10:36 WIB

Teken MoU dengan ILO, Pemko Banda Aceh Kembangkan ‘Kota Parfum’ Berdaya Saing Global Berbasis Nilam

REDAKSI

Pemko Banda Aceh teken MoU dengan ILO dan SECO, Kamis (23/4/2026), untuk wujudkan

Pemko Banda Aceh teken MoU dengan ILO dan SECO, Kamis (23/4/2026), untuk wujudkan "Kota Parfum" berbasis nilam. Program meliputi pelatihan peracik parfum, penguatan UMKM, dan akses pembiayaan guna ciptakan produk bernilai tinggi dan lapangan kerja layak.

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan International Labour Organization (ILO) dalam rangka mendukung pengembangan Banda Aceh sebagai “Kota Parfum”, Kamis (23/4/2026), di Pendopo Wali Kota.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, bersama Direktur ILO Indonesia dan Timor Leste, Simrin C. Singh. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Swiss State Secretariat for Economic Affairs (SECO) Kedutaan Swiss di Indonesia yang dipimpin Violette Rupanner, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Banda Aceh.

Baca Juga :  Malam Tahun Baru Tanpa Perayaan, Wali Kota Illiza :Terima Kasih Warga Kota

Illiza menyebutkan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis potensi unggulan daerah, khususnya komoditas nilam. Katanya, Banda Aceh memiliki kekuatan besar pada sektor nilam. Melalui kolaborasi ini, Banda Aceh tidak ingin hanya menjual bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk parfum bernilai tinggi yang berdaya saing global.

Direktur ILO Indonesia, Simrin C. Singh, pihaknya berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekosistem industri parfum di Banda Aceh, mulai dari peningkatan keterampilan tenaga kerja hingga penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan. Ia menilai, program ini tidak hanya soal industri, tetapi juga tentang menciptakan peluang kerja layak, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Ambil Langkah Cepat Atasi Kelangkaan dan Kenaikan Harga Pangan Selama Bencana Alam

Kolaborasi ini juga mendapat dukungan dari SECO sebagai mitra pembangunan internasional yang berfokus pada penguatan rantai nilai ekonomi lokal agar mampu menembus pasar global.

Melalui kerja sama ini, sejumlah program akan segera dijalankan, di antaranya pelatihan peracikan parfum bagi pelaku usaha lokal, penguatan kapasitas UMKM, akses pembiayaan, serta pengembangan ekosistem industri parfum dari hulu ke hilir.

Baca Juga :  Peringati HUT TNI AU dan HUT Kota Banda Aceh, 1000 Paket Pangan Murah Disediakan

Usai penandatanganan MoU, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan pelatihan bagi pelaku industri parfum yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh sebagai implementasi awal program.

Dengan kolaborasi ini, Pemerintah Kota Banda Aceh optimistis dapat mempercepat terwujudnya identitas kota sebagai pusat industri parfum nasional, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Terima Audensi Exzellenz Institute, Bahas Pengembangan Banda Aceh Academy

Pemko Banda Aceh

Gelar Kajian Akbar ‘Banda Aceh Berhaji’, Afdhal: Mulai Ikhtiar ke Tanah Suci Sejak Dini

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Sambut 74 Mahasiswa PPL UMSU di Balai Kota

Pemko Banda Aceh

Jelang Pilchiksung Serentak, Wali Kota Illiza Pantau Kesiapan TPS

Daerah

Antar Bantuan Pemkot Mojokerto, Wali Kota Illiza Disambut Hangat Warga Aceh Utara

Pemko Banda Aceh

Diskominfotik Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Jelang EPSS 2026

Pemko Banda Aceh

Konferensi Pers APEKSI di Banda Aceh Bahas Kolaborasi dan Arah Pembangunan Kota

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Hadiri Audiensi JKPI dengan Wamendagri, Bahas Rakernas Ternate dan Penguatan Warisan Budaya