Home / Parlementarial / Pemerintah

Rabu, 24 September 2025 - 16:19 WIB

DPRK Banda Aceh Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

REDAKSI

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr Musriadi foto bersama dengan guru dan murid PAUD Sejahtera Gampong Ilie Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh saat melakukan kunjungan ke PAUD tersebut beberapa waktu lalu. Rabu 24/9/2025 (Foto:Dok.Ist)

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr Musriadi foto bersama dengan guru dan murid PAUD Sejahtera Gampong Ilie Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh saat melakukan kunjungan ke PAUD tersebut beberapa waktu lalu. Rabu 24/9/2025 (Foto:Dok.Ist)

Banda Aceh – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr Musriadi menegaskan bahwa program wajib belajar 13 tahun memerlukan dukungan dan kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, guru, dan lembaga terkait.

Sebab pendidikan sejak usia dini sangat penting sebagai fondasi keberhasilan program tersebut. “Upaya mewujudkan wajib belajar 13 tahun sejak pendidikan usia dini membutuhkan proses yang melibatkan banyak pihak, sehingga dibutuhkan pemahaman dan gerak bersama untuk merealisasikannya,” ujar Musriadi, Rabu (24/9/2025).

Baca Juga :  Perkuat Koordinasi Pelayanan Samsat, Dirlantas Polda Aceh Kunjungi Kepala BPKA

Program ini akan direalisasikan melalui program satu desa satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran serta masyarakat dan kesiapan sumber daya manusia. Masyarakat dapat berpartisipasi melalui rumah belajar, pendidikan jarak jauh, dan lembaga pendidikan nonformal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Apresiasi Komisi II DPR RI yang Dukung Perpanjangan bahkan Permanenisasi Dana Otsus Aceh

Sementara itu, peningkatan kualitas guru PAUD serta pemanfaatan potensi sumber daya manusia lokal menjadi kunci untuk memastikan pendidikan prasekolah merata bagi seluruh anak, sebagai pondasi penting dalam pencapaian wajib belajar 13 tahun.

Baca Juga :  DPRA Lakukan Sidak di RSUDZA,Temukan Ruangan Rusak dan Dokter Mangkir

Untuk mencapai kesuksesan program ini, Musriadi mendorong Pemerintah Kota (Pemko) banda aceh untuk meningkatkan kualitas guru PAUD secara konsisten.

Musriadi menyatakan, dukungan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar setiap anak di Banda Aceh memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan hingga jenjang menengah atas.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Camat Peukan Bada Kukuhkan Tuha Peut Mukim Gurah Periode 2025–2030

Pemerintah

Disdik Aceh Gelar Pelatihan Teaching Factory untuk Siswa SMK Lewat MTU, Siapkan 240 Peserta di 6 Titik Lokasi

Parlementarial

Tuanku Muhammad Resmikan Balai Pengajian Taklimul Ummat di Lamgugob

Parlementarial

Ketua DPRA : Aceh Perlu Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Pembangunan

Parlementarial

DPRA Aceh Tenggara dan Kepala Sekolah Bahas Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Sarana Prasarana

Ekbis

DPRA Aceh Fokus Wujudkan Ketertiban dan Kesejahtraan Masyarakat

Parlementarial

Rapat Koordinasi Komisi II DPRA: Fokus Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Aceh

Aceh Besar

Mewujudkan Tata Kelola Gampong yang Kolaboratif dan Inovatif