Home / Ekonomi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:13 WIB

Penjualan Emas BSI Tembus 2 Ton, Nasabah Nikmati Kenaikan Harga

Redaksi

Penjualan emas BSI melalui superapps BYOND menembus 2,18 ton hingga Desember 2025. Kenaikan harga emas yang signifikan mendorong minat generasi muda berinvestasi emas secara digital, aman, dan terjangkau mulai Rp50 ribuan.” kamis, 15 Januari 2026.

Penjualan emas BSI melalui superapps BYOND menembus 2,18 ton hingga Desember 2025. Kenaikan harga emas yang signifikan mendorong minat generasi muda berinvestasi emas secara digital, aman, dan terjangkau mulai Rp50 ribuan.” kamis, 15 Januari 2026.

Jakarta – Lonjakan harga emas dalam kurun waktu satu tahun terakhir mendorong minat masyarakat terhadap instrumen emas makin tinggi. Hal ini juga didorong atas kebijakan pemerintah untuk memaksimalkan potensi emas dan memonetisasi investasi emas melalui Bank Emas (bullion bank) dengan cara yang mudah. Sebagai bank emas pertama di Indonesia, BSI memiliki izin perdagangan emas, penjualan emas dan penitipan emas. Dengan adanya tiga izin ini, layanan bank emas BSI cukup lengkap dan komprehensif di masyarakat.

Sejak launching pada 26 Februari 2025, atau dalam waktu kurang dari satu tahun harga emas bullion naik 56,22% Year to Date. Investasi emas di BSI dilakukan secara digital melalui layanan Bank Emas pada superapps BYOND by BSI. Nasabah dapat bertransaksi realtime 24 jam dengan investasi awal cukup murah di kisaran Rp50 ribuan. Melalui BYOND, nasabah dapat membeli emas, jual emas, transfer emas, atau mencetak emas yang dimiliki.

Baca Juga :  Mualem Jajaki Kerja Sama Pengembangan Peternakan dan Pertanian dengan Australia

Selain nilai investasi dapat dilihat secara langsung pada BYOND, kepemilikan emas melalui aplikasi adalah jaminan keamanan karena nasabah tak perlu kuatir emas fisiknya hilang karena emas fisik disimpan di _smart vault bank_.

Selain melakukan investasi emas melalui BYOND, melalui mobile banking tersebut nasabah juga dapat mengajukan cicil emas dan gadai emas. Fasilitas cicil emas dapat dimanfaatkan bagi nasabah yang ingin membeli emas dengan harga hari ini dan kemudian mencicil hingga lunas.

Baca Juga :  Aceh Catat Investasi Rp4,16 Triliun pada Triwulan III 2025

Direktur Distribution and Sales BSI Anton Sukarna mengungkap hingga Desember 2025, penjualan emas BSI melalui BYOND menembus 2,18 ton emas. “Alhamdulillah jumlah nasabah khusus bulion bank juga telah menembus 500 ribu yang didominasi rentang usia 20-40 tahun atau kategori Gen-Z dan Gen Milenial”.ujarnya

Tak hanya meningkatkan secara jumlah, layanan bullion juga memperluas jangkauan nasabah karena layanan emas dianggap inklusif dan dapat diterima semua kalangan.

Superapps BYOND dirancang tidak hanya sebagai aplikasi perbankan digital, tetapi sebagai ekosistem layanan keuangan dan gaya hidup islami yang komprehensif. Melalui BYOND, BSI menghadirkan kemudahan transaksi finansial sekaligus mendukung pengelolaan transaksi finansial, investasi maupun aktivitas sosial dalam satu platform.

Baca Juga :  Perekonomian Meningkat, Aktivitas Pasar Ketapang di Aceh Besar Semakin Ramai

Saat ini ajakan beli emas cukup dengan Rp50 ribuan terus disosialisasikan agar generasi muda mulai aware akan invetasi emas melalui BSI. Anton menambahkan “Emas ini sifatnya investas jangka menengah dan panjang, cocok untuk kebutuhan seperti perencanaan haji, Pendidikan, maupun dana darurat yang sifatnya membutuhkan dana cepat”, ujarnya.

Akselerasi digital menjadi fokus BSI jangka panjang dan akan terus dilakukan inovasi sehingga BSI mampu bersaing dan menjadi pilihan utama masyarakat. Saat ini, BSI juga terus melakukan improvisasi melalui superapps BYOND yang dibangun untuk mendekatkan BSI ke nasabah.

Editor: Mulyadi

Share :

Baca Juga

Ekonomi

BSI Perkuat Pemulihan Pascabencana Lewat Pembangunan Hunian di Aceh, Sumut, dan NTB

Ekonomi

Harga Emas Terkoreksi Usai Trump Lunakkan Sikap soal Greenland

Ekonomi

BSI Resmi Naik Kelas Sebagai Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel

Ekonomi

Bank Aceh Kembali Raih Predikat WTP Untuk Laporan Keuangan Tahun 2025

Daerah

Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional

Ekonomi

Komisi III DPRA Panggil Pengusaha BBM, Kejar Pendapatan Aceh dari PBBKB

Ekonomi

“Transaksi QRIS di Aceh Tumbuh Pesat, Capai Rp1,98 Triliun hingga September 2025”

Aceh Besar

Harga Daging di Pasar Induk Lambaro Masih Stabil Jelang Idul Adha