Home / Ekonomi

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:32 WIB

Kinerja Pembiayaan BSI Solid, Ditopang 23% Sektor Usaha Berkelanjutan

REDAKSI

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan nasional. Per Mei 2026, portofolio pembiayaan hijau dan berkelanjutan BSI melesat hingga Rp77,06 triliun, membuktikan komitmen nyata bank syariah terbesar di Indonesia ini dalam mendukung transisi energi rendah karbon.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan nasional. Per Mei 2026, portofolio pembiayaan hijau dan berkelanjutan BSI melesat hingga Rp77,06 triliun, membuktikan komitmen nyata bank syariah terbesar di Indonesia ini dalam mendukung transisi energi rendah karbon.

Jakarta — Kinerja pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia (persero) Tbk (BSI) pada Mei 2026 masih menunjukkan kinerja solid. Hingga Mei 2026, Pembiayaan mencapai Rp335 triliun tumbuh 14,60% year on year yang didominasi segmen konsumer dan ritel (17/7/2026).

Capaian pembiayaan yang melesat juga diiringi dengan konsistensi Perseroan dalam mengembangkan pembiayaan berkelanjutan. Hal ini menjadi bentuk keseriusan BSI dalam menyalurkan pembiayaan yang sehat,sustain dan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Wakili Bupati, Staf Ahli Hadiri Panen Raya Jagung Kuartal II Serentak

Hingga Mei 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan di BSI mencapai Rp77.06 Triliun menyumbang sekitar 23% dari pembiayaan secara keseluruhan. Beberapa sektor usaha yang mendominasi diantaranya UMKM, pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berkelanjutan, produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber daya dan ramah lingkungan (eco-efficient), energi terbarukan, kendaraan ramah lingkungan dan kegiatan usaha lainnya yang mendukung transisi energi dan pembangunan ekonomi rendah karbon di Indonesia. Pembiayaan hijau kini menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong investasi pada sektor-sektor yang berorientasi pada keberlanjutan.

Baca Juga :  BSI Siap Integrasikan UMKM Garap Potensi Halal Indonesia

Komitmen tersebut sejalan dengan strategi BSI dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam bisnis Perseroan. Pembiayaan berkelanjutan kini menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong investasi pada sektor-sektor yang berorientasi pada keberlanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi sektor keuangan syariah terhadap pencapaian target pembangunan berkelanjutan nasional.

Baca Juga :  Krue Seumangat, Perpustakaan BI Aceh Hadirkan Senyum dan Semangat Anak-Anak Pidie Jaya

Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengatakan “Melalui penguatan portofolio pembiayaan berkelanjutan, BSI optimistis dapat terus menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkualitas sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional, lingkungan, dan masyarakat. Dengan demikian, BSI tidak hanya berfokus pada pertumbuhan kinerja keuangan, tetapi juga pada penciptaan dampak positif yang berkelanjutan sesuai dengan prinsip syariah dan agenda pembangunan hijau Indonesia”.ujarnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Kinerja Keuangan BSI Tumbuh Positif Sepanjang 2025

Ekonomi

“Transaksi QRIS di Aceh Tumbuh Pesat, Capai Rp1,98 Triliun hingga September 2025”

Ekonomi

Demi Jaga Rupiah dan Tarik Modal Asing, Bank Indonesia Terpaksa Naikkan Suku Bunga

Ekonomi

Harga Emas di Aceh Tembus Rp8,5 Juta per Mayam, Warga Mulai Tahan Beli

Aceh

Ekonomi Aceh Triwulan II-2026 Tumbuh 4,86 Persen Ditopang Sektor Konstruksi dan Konsumsi

Ekonomi

BSI Gelar BSI Fest Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman

Ekonomi

BI Perkuat Kredit Pangan, Jaga Harga Stabil Jelang Idulfitri

Ekonomi

Investasi Emas Syariah Kian Mudah Bersama Layanan Digital BSI