Home / Pendidikan

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:36 WIB

Kadisdik Aceh Laporkan Progres Pemulihan Pendidikan Pascabencana kepada Mualem

REDAKSI

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin menyampaikan laporan progres pemulihan sektor pendidikan pascabencana kepada Gubernur Aceh Mualem dalam pertemuan di Kantor Penghubung Pemerintah Aceh, Jakarta, Jumat (16/1/2026), sebagai bagian dari upaya memastikan sekolah kembali aman, berfungsi, dan memberi harapan bagi masa depan pendidikan Aceh.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin menyampaikan laporan progres pemulihan sektor pendidikan pascabencana kepada Gubernur Aceh Mualem dalam pertemuan di Kantor Penghubung Pemerintah Aceh, Jakarta, Jumat (16/1/2026), sebagai bagian dari upaya memastikan sekolah kembali aman, berfungsi, dan memberi harapan bagi masa depan pendidikan Aceh.

Jakarta — Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, melaporkan sejumlah perkembangan penanganan sektor pendidikan pascabencana kepada Gubenur  Mualem dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Penghubung Pemerintah Aceh, Jalan Gondangdia, Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Murthala menyampaikan progres pembersihan lingkungan sekolah terdampak bencana yang hingga kini terus dilakukan secara bertahap. Selain itu, dibahas pula rencana rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan sekolah, termasuk rehabilitasi mobiler seperti meja, kursi, dan sarana penunjang pembelajaran yang rusak akibat bencana.

Baca Juga :  Junaidi di Apel Rutin Disdik Aceh: Energi Baru untuk Wujudkan “Aceh Meusyuhu”

Tidak hanya fokus pada fisik sekolah, Ia juga melaporkan perkembangan pendataan kerusakan secara menyeluruh, percepatan penyusunan dokumen teknis rehab-rekon, serta koordinasi lintas sektor dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan dukungan anggaran dan teknis berjalan optimal.

“Pemulihan pendidikan tidak hanya soal membangun kembali gedung, tetapi memastikan proses belajar mengajar kembali normal, aman, dan memberi rasa tenang bagi peserta didik, guru, serta orang tua,” ujar Mantan Karo Humas Pemerintah Aceh itu.

Baca Juga :  Plt. Kadisdik Aceh: Guru Tak Hanya Mengajar, Tapi Menuntun ke Surga

Ke depan, Pemerintah Aceh akan mendorong percepatan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi dengan prinsip build back better, agar sekolah yang dibangun kembali lebih tangguh terhadap bencana. Pendampingan psikososial bagi siswa dan tenaga pendidik juga menjadi bagian penting dari agenda pemulihan, guna mengembalikan semangat belajar dan mengajar.

Gubernur Mualem dalam kesempatan itu menekankan pentingnya menumbuhkan rasa optimisme di tengah masyarakat pascabencana. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja cepat, transparan, dan berpihak pada kebutuhan rakyat, khususnya di sektor pendidikan yang menjadi fondasi masa depan Aceh.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Aceh Pastikan Proses Kerja Sama Media Berjalan Profesional

“Yang terpenting, masyarakat harus melihat bahwa negara hadir. Sekolah kembali berfungsi, anak-anak kembali belajar, dan harapan itu tumbuh kembali,” ujar Mualem.

Pemerintah Aceh berharap langkah-langkah pemulihan yang sedang dan akan dilakukan dapat mempercepat kebangkitan sektor pendidikan sekaligus memperkuat kepercayaan publik dalam proses pemulihan pascabencana di Aceh, karena tiada legacy yang lebih baik daripada pendidikan, pesan Mualem.[]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Pemerintah Aceh Jalin Kerja Sama Bidang Pendidikan dengan Singapura untuk Masa Depan Anak Aceh

Berita

Dekan FSH UIN Ar-Raniry Prof Mursyid Djawas Kembali Masuk Daftar World’s Top 2% Scientists 2026

Berita

Kadisdik Aceh Beri Semangat Mental Juara kepada Siswa dalam Penutupan O2SN se-Aceh Timur

Berita

Bunda Literasi Aceh Besar Luncurkan Buku Cerita Anak

Daerah

Kadisdik Targetkan SMA di Aceh Masuk 10 Besar Nasional, Butuh Dukungan Semua Pihak

Berita

Dinas Pendidikan Aceh Sambut Program “Go to School” Bersama KPI Aceh

Pendidikan

Kadisdik Aceh Tegur SMK Abaikan Praktik, Banyak Alat Terbengkalai

Pendidikan

Disdik Aceh dan FKIP USK Gelar Forum ‘Profesor Bicara Pendidikan Aceh’ 19 Mei 2026