Aceh Timur – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kembali mengunjungi wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Timur untuk meninjau secara langsung kerusakan parah akibat banjir besar yang melanda daerah tersebut beberapa waktu lalu.
Mendagri bersama rombongan tiba di Gampong Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, menggunakan dua unit helikopter. Kedatangan Tito disambut langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky.
Dalam kunjungan tersebut, Mendagri turut didampingi Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Wakil Gubernur Aceh, serta Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab Rekon) Aceh.
Untuk mencapai lokasi terdampak terparah, Tito dan rombongan harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor trail sejauh kurang lebih empat kilometer. Medan yang dilalui cukup berat akibat rusaknya infrastruktur pascabanjir.
Di hadapan masyarakat Gampong Sah Raja, Mendagri menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan serta pemulihan pascabencana di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Timur.
“Saya berharap masyarakat dapat bersabar. Pemerintah pusat akan mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Timur. Apalagi Bupatinya sangat serius bekerja untuk masyarakat,” ujar Tito.
Selain itu, Mendagri juga menyampaikan bahwa pada 24 Januari 2026 mendatang, istrinya dijadwalkan akan berkunjung ke Gampong Sah Raja untuk bertemu langsung dengan para ibu korban banjir. Ia berharap para ibu dapat menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, terutama terkait kondisi perempuan dan anak pascabencana.
Mendagri mengaku puas terhadap langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam menangani dampak banjir besar tersebut.
“Terima kasih kepada Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, yang telah bekerja cepat dan responsif dalam pemulihan pascabencana banjir,” pungkas Tito.(**)
Editor: Redaksi









