Aceh Tamiang — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Alibasyah, M.M., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ira Marzuki meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pemanfaatan sumur bor bantuan Polri bagi kebutuhan air bersih masyarakat pascabanjir.
Dalam keterangannya, Kapolda Aceh menyampaikan rasa syukur atas berfungsinya sumur bor bantuan Mabes Polri yang telah dibangun di RSUD Aceh Tamiang. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Polri dalam mendukung ketersediaan air bersih di wilayah yang terdampak bencana.
“Alhamdulillah, hari ini kami mengecek langsung sumur bor yang diberikan oleh Mabes Polri. Secara nasional, Bapak Kapolri telah memberikan bantuan sebanyak 267 titik sumur bor yang dilengkapi mesin dan toren air,” ujar Kapolda Aceh.
Kapolda menjelaskan, peninjauan ini dilakukan menjelang berakhirnya masa operasi tanggap darurat bencana, yang selanjutnya akan memasuki tahapan pemulihan. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh bantuan benar-benar berfungsi dengan baik dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami memastikan apabila masih terdapat kekurangan, tentu akan segera kami perbaiki,” tambahnya.
Menurut Kapolda Aceh, sumur bor tersebut telah dimanfaatkan sejak tiga hari pascabanjir dan hingga saat ini masih sangat membantu, khususnya dalam menunjang kebutuhan air bersih di RSUD Aceh Tamiang serta masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, sumur bor ini sudah dimanfaatkan sejak tiga hari setelah banjir dan sampai sekarang masih sangat bermanfaat,” ungkapnya.
Keberadaan sumur bor di lingkungan rumah sakit dinilai sangat penting dalam mendukung pelayanan kesehatan, terutama saat kondisi darurat dan pascabencana.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada Direktur RSUD Aceh Tamiang, dr. Andika, beserta seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja maksimal melayani masyarakat selama masa bencana.
“Terima kasih kepada dr. Andika dan seluruh tenaga medis yang telah bekerja keras melayani masyarakat. Terus berjuang untuk masyarakat, karena saya mengetahui betul bagaimana peran dokter dan tenaga kesehatan saat terjadi bencana,” kata Kapolda.
Mengakhiri keterangannya, Kapolda Aceh berharap Kabupaten Aceh Tamiang dapat segera pulih dan bangkit kembali pascabanjir.
“Semoga Aceh Tamiang segera bangkit, bangkit, dan bangkit kembali,” tutup Kapolda Aceh.(**)
Editor: Redaksi









