Home / Berita

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:23 WIB

Penyintas Banjir Aceh Masih Bertahan di Tenda Jelang Ramadhan

Redaksi

Pelaksana Tugas (Plt.) CEO DH Charity, Yanti Murni, (28/01/2026).

Pelaksana Tugas (Plt.) CEO DH Charity, Yanti Murni, (28/01/2026).

Banda Aceh – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, kondisi para penyintas banjir di sejumlah wilayah Aceh masih jauh dari kata pulih. Ribuan warga terdampak hingga kini masih bertahan di tenda-tenda pengungsian dengan keterbatasan fasilitas dasar yang sangat memprihatinkan.

Pelaksana Tugas (Plt.) CEO DH Charity, Yanti Murni, menyampaikan bahwa situasi korban banjir masih membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak, terutama pemerintah dan lembaga kemanusiaan.

“Memasuki bulan suci Ramadhan ini, kondisi para penyintas banjir Aceh, terutama di Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tamiang, sebagian Aceh Tengah dan Gayo Lues, hingga saat ini masih banyak yang tinggal di tenda-tenda pengungsian dengan kondisi kekurangan bahan makanan, sanitasi air bersih, listrik, dan fasilitas umum lainnya,” ujar Yanti dalam keterangannya, Rabu (28/01/2026).

Baca Juga :  Plt Sekda Minta BUMN Ikut Bangun Aceh

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa fase pemulihan pascabencana belum berjalan optimal. Padahal, masyarakat kini dihadapkan pada kebutuhan tambahan menjelang Ramadhan, seperti kebutuhan pangan, ibadah, serta layanan kesehatan.

Hal senada disampaikan Mukhtar, tokoh masyarakat Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Ia membenarkan bahwa warga masih hidup dalam keterbatasan di pengungsian dan belum memiliki kepastian relokasi.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Aceh Fadullah Bahas Dana Otsus, BUMD, dan PPPK di RDP Dengan Komisi II DPR RI

“Bulan puasa ini kami masih di sini, di tenda pengungsian ini, bahkan mungkin sampai Idul Fitri kami masih di sini. Masyarakat sangat membutuhkan bantuan dasar seperti makanan, pakaian, bahkan untuk sholat Jumat kami masih di tenda,” kata Mukhtar.

Mukhtar berharap perhatian semua pihak tidak berhenti hanya pada masa tanggap darurat, tetapi terus berlanjut hingga fase pemulihan benar-benar memulihkan kehidupan warga.

Baca Juga :  Calon Jemaah Haji Banda Aceh Mulai Buat Paspor

DH Charity menilai, momentum Ramadhan seharusnya menjadi penguat solidaritas kemanusiaan untuk membantu para penyintas. Bantuan yang dibutuhkan tidak hanya berupa logistik, tetapi juga pemulihan sarana ibadah, sanitasi, air bersih, serta fasilitas umum yang layak.

“Kondisi ini bukan sekadar persoalan bencana, tetapi persoalan kemanusiaan. Para penyintas tidak hanya kehilangan rumah, tetapi juga kehilangan rasa aman dan kepastian hidup,” tutup Yanti Murni.

Sumber: Humas DH Charity, (28/01/2026).

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Aceh Besar Gelar Open House di Rumah Pribadi Cot Nambak

Berita

Bupati Yahukimo Bantah Isu Keterlibatan TNI-Polri jadi Guru dan Nakes: Siap Mundur jika Terbukti

Berita

Narkoba Musuh Bersama, Pangdam Iskandar Muda: Tidak Ada Ampun Prajurit yang Terlibat Narkoba

Berita

Program Lembu Meugang Disorot, Cegah Mark Up dan Data Fiktif

Berita

Asisten II Sekda Aceh Besar Buka Bimbingan Manasik Haji Tahun 1446 H/2025 M

Berita

Jumat Barokah, Satlantas Polres Lhokseumawe Hadirkan Kepedulian untuk Warga

Berita

Bupati Syech Muharram Tegaskan RPJM Sesuai dengan Visi-Misi Aceh Besar
Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Berita

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin