Home / Aceh Besar / Pemerintah

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:11 WIB

Disdikbud Aceh Besar Pantau Persiapan Lokasi Seleksi Guru Beut Kitab Bak Sikula

REDAKSI

Sekretaris Disdikbud Aceh Besar, Fahrurrazi SE, memantau persiapan lokasi pelaksanaan seleksi Guru Program Beut Kitab Bak Sikula (BKBS) di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (4/2/2026). FOTO/ MC ACEH BESAR

Sekretaris Disdikbud Aceh Besar, Fahrurrazi SE, memantau persiapan lokasi pelaksanaan seleksi Guru Program Beut Kitab Bak Sikula (BKBS) di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (4/2/2026). FOTO/ MC ACEH BESAR

Kota Jantho — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Besar melakukan pemantauan lokasi pelaksanaan seleksi Guru Program Beut Kitab Bak Sikula (BKBS) di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (4/2/2026).

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan teknis guna memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung seleksi dalam kondisi siap, sehingga proses seleksi dapat berjalan tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Rahmawati SPd MSi, melalui Sekretaris Disdikbud Aceh Besar, Fahrurrazi SE mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan Program BKBS yang menjadi salah satu program strategis penguatan pendidikan keagamaan di sekolah.

Baca Juga :  Plt Sekda Aceh Besar Lantik 6 Pejabat Fungsional

“Pemantauan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan lokasi, kelengkapan fasilitas, serta kelancaran teknis pelaksanaan seleksi guru Beut Kitab Bak Sikula, agar seluruh tahapan seleksi berjalan optimal dan profesional,” ujarnya.

Fahrurrazi menjelaskan, Program Beut Kitab Bak Sikula memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik sejak dini, sehingga dibutuhkan guru-guru yang benar-benar kompeten dan memiliki integritas.

Baca Juga :  Komisi II DPRA Identifikasi Dampak Bencana Hidrometeorologi, Susun Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi

“Oleh karena itu, proses seleksi harus dilaksanakan secara objektif dan transparan, demi menghasilkan guru BKBS yang berkualitas dan mampu menjalankan amanah pendidikan dengan baik,” imbuhnya.

Fahrurrazi mengungkapkan, pelaksanaan seleksi guru BKBS tahap pertama akan berlangsung selama satu hari, yakni pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan jumlah peserta yang mengikuti seleksi mencapai 154 orang.

“Untuk tahap pertama ini, seluruh peserta berasal dari guru SPT yang akan mengikuti seleksi. Jumlahnya sebanyak 154 orang,” terangnya.

Baca Juga :  Anggota DPRA Bunda Salma Dorong BUMD Aceh Tingkatkan Kontribusi PAD

Lebih lanjut, Ia menyatakan, Disdikbud Aceh Besar juga akan melaksanakan seleksi lanjutan bagi guru yang baru mendaftar, meskipun jadwal pastinya masih dalam tahap penyesuaian.

“Untuk tahapan selanjutnya, seleksi juga akan dilakukan bagi guru-guru yang baru mendaftar. Jadwal pastinya belum ditentukan, namun kami mengupayakan agar dapat dilaksanakan secepatnya,” pungkas Fahrurrazi.

Disdikbud Aceh Besar berharap, melalui persiapan yang matang, pelaksanaan seleksi Guru Beut Kitab Bak Sikula dapat berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi penguatan pendidikan karakter Islami di lingkungan sekolah-sekolah di Kabupaten Aceh Besar.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Hadapi Ramadhan, Besok Aceh Besar akan Liburkan Satuan Pendidikan 

Aceh Besar

Modus Emas Custom, Pemilik Toko di Lambaro Gelapkan Rp1,44 Miliar Milik Pelanggan

Parlementarial

Ketua DPRA dan Plt Sekda Bahas Sumbatan Realisasi APBA 2025

Aceh Besar

Tim Diskominfo Aceh Besar Latih Operator DPMG dan DLH Terkait E-Office

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Minta PLN Beri Kompensasi atas Pemadaman Listrik

Aceh Besar

Wakil Ketua TP-PKK Aceh Besar Resmikan Sekolah Lansia Gampong Blang

Aceh Besar

Tak Lulus PPPK, Seratusan Lebih Tenaga Kontrak Geruduk DPRA

Daerah

Ketua TP-PKK Aceh Laksanakan Intervensi Nutrisi di Aceh Besar