Sabang – Stok beras di Kota Sabang dipastikan berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga perayaan Idulfitri 2026. Kepastian ini disampaikan Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh sebagai bentuk jaminan ketersediaan pangan strategis menjelang bulan suci Ramadan.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Aceh, Ihsan, mengatakan saat ini cadangan beras yang tersimpan di Gudang Bulog Sabang mencapai 186.910 kilogram atau sekitar 186 ton. Jumlah tersebut dinilai sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sabang selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Stok beras di Kota Sabang saat ini sebanyak 186.910 kilogram. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir Ramadan dan Idulfitri,” ujar Ihsan, Jumat, 6 Februari 2026.
Ia menjelaskan, Bulog terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi stok dan distribusi beras di wilayah kepulauan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kekurangan pasokan maupun gangguan distribusi, terutama pada periode peningkatan konsumsi menjelang hari besar keagamaan.
Selain mengandalkan stok yang tersedia di Gudang Bulog Sabang, Bulog Aceh juga menyiapkan skema pengiriman tambahan dari Banda Aceh. Opsi ini disiapkan sebagai langkah antisipatif apabila terjadi lonjakan kebutuhan beras secara tiba-tiba.
“Karena Sabang relatif dekat dengan Banda Aceh, kami siap mengirimkan tambahan pasokan kapan pun dibutuhkan. Namun sejauh ini, kebutuhan beras masih dalam kondisi stabil meski memasuki bulan puasa,” jelasnya.
Berdasarkan data Bulog, konsumsi beras masyarakat Kota Sabang setiap bulan berada pada kisaran 50 hingga 60 ton. Dengan stok yang tersedia saat ini, cadangan beras dinilai mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan ke depan.
Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan di tingkat konsumen, Bulog menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui 30 toko yang telah terdata dan tersebar di wilayah Kota Sabang. Penyaluran ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau.
Tidak hanya beras, Bulog Aceh juga turut mengawal ketersediaan bahan pokok lainnya, seperti minyak goreng. Untuk wilayah Aceh, Bulog memperoleh kuota penyaluran minyak goreng sebesar 35 persen dari total kebutuhan masyarakat.
Ihsan pun mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap ketersediaan pangan menjelang Ramadan. Menurutnya, Bulog berkomitmen menjaga kelancaran distribusi serta memastikan stok pangan strategis tetap aman.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Bulog memastikan distribusi beras dan bahan pokok lainnya berjalan lancar dan stok dalam kondisi aman,” pungkasnya.(**)
Editor: Dahlan









