Aceh Tamiang — Wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir bandang terus ditunjukkan oleh prajurit TNI. Prajurit Yonif TP 902/SPG melaksanakan renovasi Mushola Al-Ikhsan yang terletak di Dusun Damai, Kampung Alur Cucur, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan sosial tersebut meliputi pembersihan dan pengecatan mushola yang sebelumnya terdampak banjir bandang. Renovasi dipimpin langsung oleh Komandan Regu Sektor Perikanan Yonif TP 902/SPG, Serda Riza Hidayah, bersama 10 orang prajurit.
Serda Riza Hidayah menjelaskan bahwa proses renovasi Mushola Al-Ikhsan telah dimulai sejak 2 Februari 2026 dan akan terus dilaksanakan hingga seluruh pekerjaan selesai. Fokus utama kegiatan ini adalah mengembalikan fungsi mushola agar kembali bersih, nyaman, dan layak digunakan sebagai sarana ibadah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya pasca banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera, termasuk Kabupaten Aceh Tamiang. Kami berharap mushola ini dapat kembali dimanfaatkan warga dengan nyaman,” ujar Serda Riza.
Dalam pelaksanaannya, renovasi mushola turut melibatkan partisipasi aktif masyarakat Dusun Damai. Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga terlihat jelas selama kegiatan berlangsung, mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang semakin kuat, terutama dalam menghadapi dampak bencana.
Warga setempat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan sosial tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu, mengingat Mushola Al-Ikhsan merupakan pusat kegiatan ibadah dan keagamaan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Mushola Al-Ikhsan dapat kembali berfungsi secara optimal sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan masyarakat, dengan kondisi yang lebih bersih, aman, dan layak, serta semakin mempererat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat.
Caption Foto:
Prajurit Yonif TP 902/SPG bersama warga Dusun Damai bergotong royong membersihkan dan mengecat Mushola Al-Ikhsan pascabanjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang.
Editor: Dahlan









