Bener Meriah — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bener Meriah menyebabkan ruas Jalan Nasional Bener Meriah–Lhokseumawe tergenang air. Genangan terjadi tepatnya di kawasan Kem Seni Antara, Kabupaten Bener Meriah, pada Minggu (8/2/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan, air menggenangi badan jalan dengan ketinggian bervariasi, sehingga menghambat arus lalu lintas kendaraan yang melintas. Sejumlah pengendara, terutama pengemudi sepeda motor, terpaksa memperlambat laju kendaraan demi menghindari risiko tergelincir maupun mogok.
Genangan air diduga terjadi akibat tingginya curah hujan yang berlangsung sejak pagi hari, ditambah sistem drainase di sekitar lokasi yang belum mampu menampung debit air secara maksimal. Akibatnya, air meluap ke badan jalan nasional yang menjadi jalur utama penghubung antara wilayah Bener Meriah dan Kota Lhokseumawe.
Beberapa pengendara mengaku khawatir melintasi ruas jalan tersebut, terutama saat hujan masih turun dan genangan air semakin meluas. Selain berpotensi merusak kendaraan, kondisi jalan yang tergenang juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Meski demikian, arus lalu lintas masih dapat dilalui dengan sistem buka tutup secara situasional. Warga sekitar berharap pihak terkait segera mengambil langkah penanganan, seperti normalisasi drainase, agar kejadian serupa tidak terus berulang, khususnya saat musim hujan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan infrastruktur maupun korban akibat genangan tersebut. Pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan, serta mematuhi rambu lalu lintas saat melintasi kawasan rawan genangan air.(**)
Editor: Dahlan









