Home / Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:01 WIB

Bantuan Sapi Meugang dari Presiden untuk Aceh Tenggara Dialihkan Jadi Bantuan Tunai Korban Banjir

Redaksi

Bupati Aceh Tenggara menyampaikan keterangan terkait pengalihan bantuan Presiden sebesar Rp2,25 miliar dari pembelian sapi meugang menjadi bantuan tunai bagi korban banjir bandang, menjelang Ramadan 1447 Hijriah.(14/2/2026).

Bupati Aceh Tenggara menyampaikan keterangan terkait pengalihan bantuan Presiden sebesar Rp2,25 miliar dari pembelian sapi meugang menjadi bantuan tunai bagi korban banjir bandang, menjelang Ramadan 1447 Hijriah.(14/2/2026).

Aceh Tenggara – Bantuan Presiden Republik Indonesia sebesar Rp2.250.000.000 untuk pembelian sapi meugang Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Aceh Tenggara dipastikan akan segera disalurkan.

Namun, dana tersebut tidak akan digunakan untuk membeli sapi seperti rencana awal, melainkan dialihkan menjadi bantuan tunai bagi masyarakat korban banjir bandang.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program kemasyarakatan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam rangka menyambut tradisi meugang menjelang bulan suci Ramadan. Tradisi meugang sendiri merupakan budaya khas masyarakat Aceh, di mana daging sapi atau kerbau dibagikan dan dimasak bersama keluarga sebagai bentuk syukur menyambut Ramadan.

Bupati Aceh Tenggara menyampaikan bahwa berdasarkan pertimbangan kondisi dan kebutuhan masyarakat saat ini, pemerintah daerah memutuskan dana sebesar Rp2,25 miliar tersebut lebih tepat jika diberikan langsung dalam bentuk uang tunai kepada warga terdampak banjir bandang.

Baca Juga :  Ketua Dharma Wanita Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Aceh Utara

Menurutnya, banyak korban banjir yang masih berupaya memulihkan kondisi ekonomi keluarga akibat kerusakan rumah, kehilangan harta benda, serta terganggunya mata pencaharian. Oleh karena itu, bantuan dalam bentuk uang tunai dinilai lebih fleksibel dan dapat langsung dimanfaatkan sesuai kebutuhan mendesak masing-masing keluarga.

“Dana bantuan dari Presiden ini akan ditransfer langsung ke rekening Bank Aceh milik para korban banjir bandang di Aceh Tenggara. Dengan cara ini, penyaluran lebih transparan, tepat sasaran, dan dapat segera dirasakan manfaatnya,” ujar Bupati, Sabtu, 14 februari 2026.

Baca Juga :  Kasdam Iskandar Muda Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke-80 TNI di Blang Padang

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara memastikan proses pendataan penerima dilakukan secara cermat dan mengacu pada data korban banjir yang telah diverifikasi sebelumnya.

Mekanisme transfer langsung ke rekening juga dipilih untuk meminimalkan potensi kendala teknis serta memastikan akuntabilitas penyaluran anggaran.

Kebijakan pengalihan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi riil masyarakat di lapangan. Meski tradisi meugang memiliki nilai sosial dan budaya yang kuat di Aceh, pemerintah daerah menilai bahwa pemulihan ekonomi korban bencana menjadi prioritas utama menjelang Ramadan tahun ini.

Baca Juga :  Polisi Saweu Sikula”, Kolaborasi Disdik dan Polda Aceh Tekan Kenakalan Remaja di Aceh Selatan

Sejumlah warga terdampak banjir menyambut baik kebijakan tersebut. Mereka menilai bantuan dalam bentuk uang tunai akan lebih membantu untuk memenuhi kebutuhan pokok, memperbaiki rumah, maupun menutupi biaya pendidikan anak-anak.
Dengan total anggaran Rp2,25 miliar, bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban ratusan keluarga terdampak banjir bandang di Aceh Tenggara serta membantu mereka menyambut Ramadan 1447 Hijriah dengan kondisi yang lebih baik.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna memastikan berbagai program bantuan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Jelang Ramadhan, Pelayanan MPP Aceh Besar Capai 1.380 Orang dalam Sepekan

Daerah

Pelaku Pembunuhan Wanita yang Dikubur dalam Drum Berhasil Diamankan Polres Bener Meriah

Daerah

Gubernur Muzakir Manaf Ingatkan, Atasi Banjir di Aceh Tenggara jangan ada suara Chainsaw di Hutan

Daerah

Puluhan Bulan Tak Digaji, Nasib Karyawan PDAM Lhokseumawe Kian Terhimpit

Daerah

YLI Paparkan Hasil Studi Kesuburan Tanah Kopi Gayo, Aceh Tengah Tercatat Rendah

Daerah

Antar Bantuan Pemkot Mojokerto, Wali Kota Illiza Disambut Hangat Warga Aceh Utara

Daerah

HMI Aceh Besar Gelar FGD: Kawal Kebijakan Legislatif dan Eksekutif Menjelang Pelantikan Kepala Daerah Aceh

Daerah

Ketua TP PKK Aceh Hadiri Kenduri Peusijuek Putra Bupati Pidie