Tobelo – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tobelo menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilaksanakan pada Kamis, 19 Februari 2026, di Tobelo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Tobelo dalam memperkuat pelayanan dasar bagi warga binaan, khususnya di bidang kesehatan. Langkah tersebut juga sejalan dengan program pembinaan pemasyarakatan yang menempatkan aspek kesehatan sebagai faktor penting dalam mendukung proses pembinaan yang humanis dan berkelanjutan.
Kepala Lapas Tobelo, Donni Isa Dermawan, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk memastikan seluruh WBP mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan profesional.
“Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar bagi setiap warga binaan. Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap kualitas layanan kesehatan di Lapas Tobelo semakin optimal, baik dari sisi pemeriksaan rutin, penanganan medis, maupun upaya pencegahan penyakit,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi dengan instansi kesehatan daerah sangat penting mengingat keterbatasan fasilitas medis di dalam lapas. Dukungan tenaga kesehatan, pemeriksaan berkala, serta penanganan rujukan medis menjadi bagian utama dalam implementasi kerja sama tersebut.
Dalam kegiatan silaturahmi yang berlangsung penuh keakraban itu, kedua pihak juga membahas berbagai langkah teknis pelaksanaan program, mulai dari peningkatan layanan klinik lapas, edukasi kesehatan bagi warga binaan, hingga penanganan penyakit menular dan program promotif-preventif lainnya.
Kerja sama ini juga menjadi bentuk penguatan koordinasi lintas sektor antara pemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di wilayah Kabupaten Halmahera Utara.
Selain penandatanganan perjanjian kerja sama, kegiatan tersebut turut menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan produktif.
Melalui kolaborasi ini, Lapas Tobelo berharap seluruh warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan kondisi kesehatan yang terjaga, sehingga proses reintegrasi sosial nantinya dapat berjalan lebih baik.
Program peningkatan layanan kesehatan ini juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan pemasyarakatan modern yang menekankan pendekatan pembinaan berbasis hak asasi manusia serta pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.(**)
Editor: Dahlan









