Home / Internasional

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:31 WIB

Renovasi Mataf oleh Waskita Karya Perluas Kapasitas Jemaah di Masjidil Haram

Redaksi

Jutaan jemaah memadati area Mataf di sekitar Ka'bah di Masjidil Haram saat malam Nuzulul Quran untuk melaksanakan tawaf, salat sunnah, dan membaca Alquran. Renovasi Mataf yang dikerjakan PT Waskita Karya meningkatkan kapasitas jemaah hingga lebih dari 105 ribu orang.

Jutaan jemaah memadati area Mataf di sekitar Ka'bah di Masjidil Haram saat malam Nuzulul Quran untuk melaksanakan tawaf, salat sunnah, dan membaca Alquran. Renovasi Mataf yang dikerjakan PT Waskita Karya meningkatkan kapasitas jemaah hingga lebih dari 105 ribu orang.

Mekkah – Momen Nuzulul Quran menjadi salah satu malam yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Masjidil Haram, Masjidil Haram. Pada malam penuh berkah tersebut, jutaan jemaah dari berbagai negara memadati area Mataf, yakni tempat tawaf yang mengelilingi Ka’bah, untuk memperbanyak ibadah.

Suasana di Masjidil Haram tampak begitu khusyuk dan penuh kehangatan spiritual. Para jemaah terlihat melakukan berbagai ibadah seperti tawaf, salat sunnah, iktikaf, hingga membaca Alquran sepanjang malam. Momen ini menjadi kesempatan istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama pada bulan suci Ramadan.

Kepadatan jemaah yang datang dari berbagai penjuru dunia kini dapat tertampung lebih baik setelah adanya renovasi besar pada area Mataf beberapa tahun lalu. Proyek renovasi tersebut dikerjakan oleh perusahaan konstruksi asal Indonesia, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, pada tahun 2013.

Baca Juga :  Iran Aktifkan Sepehr-110, Status Siaga Militer Kawasan Meningkat

Renovasi tersebut memberikan dampak signifikan terhadap kapasitas area tawaf di sekitar Ka’bah. Jika sebelumnya Mataf hanya mampu menampung sekitar 48 ribu jemaah, setelah dilakukan pengembangan kapasitasnya meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi sekitar 105 ribu jemaah.

Corporate Secretary PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ermy Puspa Yunita, mengatakan pihaknya merasa bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di salah satu tempat paling suci bagi umat Islam.

Menurutnya, peningkatan kapasitas Mataf tersebut sangat membantu memberikan kenyamanan bagi jemaah yang melaksanakan ibadah, terutama pada malam-malam penting di bulan Ramadan seperti malam Nuzulul Quran.

Baca Juga :  Serangan Israel ke Iran : Target Lokasi Peluncuran Rudal dan Bandara

“Kami merasa terhormat dapat mendukung umat Islam dari berbagai negara untuk beribadah dengan lebih nyaman di Masjidil Haram. Apalagi pada momen istimewa seperti malam Nuzulul Quran yang selalu dipadati jutaan jemaah,” ujarnya.

Proyek renovasi Mataf sendiri memiliki nilai kontrak sekitar 59 juta riyal Saudi. Proyek ini menjadi salah satu bukti kemampuan perusahaan konstruksi Indonesia dalam mengerjakan proyek berskala internasional, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Selain proyek di Masjidil Haram, Waskita Karya juga pernah dipercaya mengerjakan sejumlah proyek penting lainnya di Arab Saudi. Pada tahun 2011, perusahaan ini mengerjakan pembangunan King Saud Fitness College, sementara pada tahun 2009 membangun King Saud University of Riyadh Techno Valley serta Building Administration College di Kota Riyadh.

Baca Juga :  Rusia Peringatkan Amerika Serikat Tidak Bantu Israel Melawan Iran

Total nilai kontrak dari proyek-proyek tersebut masing-masing mencapai 16 juta riyal Saudi dan 50 juta riyal Saudi. Kepercayaan tersebut menunjukkan reputasi Waskita Karya sebagai perusahaan konstruksi yang memiliki pengalaman dan kapasitas dalam menangani proyek internasional.

Ke depan, Waskita Karya berharap dapat terus memperluas kiprahnya di berbagai negara dengan mengerjakan proyek-proyek infrastruktur strategis. Perusahaan ini menargetkan dapat memperkuat posisinya sebagai kontraktor global yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Dengan pengalaman yang dimiliki, Waskita optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, sekaligus membawa nama Indonesia di kancah dunia.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Internasional

Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 32 Orang, Gencatan Senjata Terancam

Aceh

Prestasi Membanggakan, Firda Rini Mahasiswi Aceh Lolos Seleksi Ketat di University of California

Internasional

Serangan di Gaza Tewaskan 11 Orang, Gencatan Senjata Kian Rawan

Internasional

Gubernur Aceh Mualem Terima Bantuan Kemanusiaan dari Perusahaan Multinasional

Internasional

Iran Berduka 40 Hari, Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei Wafat

Berita

Wagub Aceh Hadiri Pembagian Dana Wakaf Habib Bugak di Mekkah

Internasional

Iran Tutup Selat Hormuz, Pasar Energi Global Bergejolak

Berita

Kematian Tragis di Gaza, Direktur Rumah Sakit Indonesia Tewas Dalam Serangan Israel