Home / Internasional

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:12 WIB

Pernyataan Jenderal Israel Soal Indonesia Picu Sorotan Global

REDAKSI

Mayor Jenderal Jacoob Ariel Ashaabi dalam sebuah pernyataan yang dimuat media Timur Tengah, Senin (2/3/2026), terkait sikap Indonesia atas konflik Israel–Iran.

Mayor Jenderal Jacoob Ariel Ashaabi dalam sebuah pernyataan yang dimuat media Timur Tengah, Senin (2/3/2026), terkait sikap Indonesia atas konflik Israel–Iran.

Jerusalem – Ketegangan geopolitik kembali menjadi perhatian publik internasional setelah muncul laporan dari kantor berita Yerusalem Straight yang memuat pernyataan keras seorang pejabat militer Israel terhadap Indonesia. Dalam laporan tersebut, Komandan Umum Batalyon Infiltrasi Serangan Senyap Global, Mayor Jenderal Jacoob Ariel Ashaabi, disebut menyampaikan peringatan agar Indonesia tidak mencampuri konflik yang tengah berlangsung antara Israel dan Iran, Senin, 2 Maret 2026).

Dalam pernyataannya, Jenderal Ariel menegaskan bahwa pihaknya memiliki jaringan personel yang tersebar di berbagai belahan dunia, termasuk Eropa, Asia, hingga China dan sejumlah kawasan Afrika. Ia menyebut konflik yang terjadi merupakan urusan politik bilateral antara Israel dan Iran, serta memperingatkan agar negara lain tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung.

Baca Juga :  Prajurit AS Gugur dalam Operasi Militer Lawan Iran

“Lebih baik Indonesia fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakatnya,” demikian kutipan yang dimuat dalam laporan tersebut. Ia juga menyatakan bahwa campur tangan pihak lain berpotensi memperburuk situasi dan meningkatkan risiko eskalasi konflik yang lebih luas.

Pernyataan tersebut segera memicu beragam reaksi di ruang publik, terutama di media sosial. Sejumlah pengamat hubungan internasional menilai bahwa retorika seperti ini merupakan bagian dari strategi komunikasi politik di tengah meningkatnya tensi kawasan Timur Tengah. Mereka menekankan pentingnya verifikasi informasi dan kehati-hatian dalam menyikapi pernyataan yang berpotensi memicu keresahan global.

Baca Juga :  Iran Aktifkan Sepehr-110, Status Siaga Militer Kawasan Meningkat

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia terkait laporan tersebut. Namun secara konsisten, Indonesia selama ini dikenal menganut politik luar negeri bebas aktif, yang menekankan pada prinsip perdamaian dunia, kedaulatan negara, serta penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

Sejumlah analis menilai bahwa dinamika konflik Israel–Iran memang berdampak luas terhadap stabilitas regional dan global. Ketegangan yang terus berlanjut dikhawatirkan dapat memengaruhi pasar energi, keamanan kawasan, hingga stabilitas politik internasional. Meski demikian, komunitas internasional terus mendorong penyelesaian melalui dialog dan negosiasi guna menghindari eskalasi yang lebih besar.

Baca Juga :  Israel Serang Iran, Ketegangan Timur Tengah Kembali Memanas

Di tengah arus informasi yang cepat dan masif, masyarakat diimbau untuk mencermati sumber berita dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum terverifikasi secara independen. Stabilitas global sangat bergantung pada komunikasi yang bertanggung jawab serta komitmen bersama untuk menjaga perdamaian.

Perkembangan situasi ini masih terus dipantau oleh berbagai pihak, termasuk lembaga diplomatik dan pengamat keamanan internasional.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Internasional

Sekjen Sampaikan Apresiasi IWO Kepada Tun Dr. Mahathir Mohamad Sebagai Asian Inspired Leader

Internasional

Keteladanan Imam Syafi’i: Mengajar Murid ‘Slow Learner’ dengan Kesabaran Tanpa Batas

Internasional

Konflik Iran-AS Memanas: Rudal Jelajah Diluncurkan, Ketegangan di Timur Tengah Meningkat

Internasional

Mualem Berbagi Kisah Aceh Pascadamai di Forum Internasional

Aceh

Kadisdik Aceh Apresiasi Prestasi Siswa SMAN 7 dan SMA Labschool Banda Aceh di Ajang Internasional JDIE 2025 di Jepang

Internasional

Iran Tolak Gencatan Senjata Sementara, Desak Penghentian Konflik Permanen di Timur Tengah

Internasional

Serangan AS–Israel Tewaskan Khamenei, DK PBB Gelar Sidang Darurat

Internasional

Iran Tunda Pengumuman Pemimpin Baru, Trump Ingin Ikut Tentukan Suksesi