Intan Jaya – Personel Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan patroli dialogis di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini berlangsung sejak pagi hingga siang hari, dengan menyasar sejumlah titik strategis seperti Kampung Mamba, Pasar Intan Jaya, dan area Bank Papua.
Dalam patroli tersebut, aparat tidak hanya melakukan pemantauan keamanan, tetapi juga aktif berinteraksi dengan masyarakat. Di Kampung Mamba dan Pasar Intan Jaya, personel terlihat berdialog dengan warga yang sedang beraktivitas.
Sejumlah warga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan kondisi kampung, sementara petugas memberikan imbauan terkait pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban.
Kehadiran aparat juga disambut beragam oleh masyarakat, khususnya anak-anak. Di sela kegiatan patroli, personel Satgas menyempatkan diri berinteraksi dengan anak-anak di sekitar lokasi. Mereka membagikan makanan ringan dan mengajak bermain bersama di area terbuka.
Sebagian anak tampak antusias dan mendekat, meski ada pula yang masih terlihat ragu dan memilih mengamati dari kejauhan.
“Saya lihat anak-anak senang, tapi ada juga yang masih takut-takut,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kegiatan tersebut.
Sekitar pukul 12.00 WIT, patroli dilanjutkan ke area Bank Papua guna memastikan aktivitas pelayanan masyarakat berjalan aman dan lancar. Secara umum, situasi selama kegiatan berlangsung terpantau kondusif tanpa adanya insiden menonjol.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa patroli dialogis menjadi salah satu pendekatan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Patroli dialogis ini merupakan upaya kami untuk hadir lebih dekat dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Adarma Sinaga, menekankan pentingnya komunikasi sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Melalui komunikasi yang baik, potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi lebih dini,” katanya.
Meski situasi terpantau aman, interaksi antara aparat dan masyarakat di wilayah Sugapa masih menunjukkan respons yang beragam. Hal ini menjadi catatan penting dalam upaya membangun kepercayaan dan kedekatan secara berkelanjutan.(**)
Editor: Redaksi










