Home / Ekbis

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:46 WIB

Strategi Transformasi dan Optimalisasi Operational Excellence, Bawa Solusi Bangun Indonesia Bukukan Laba Rp659 Miliar di Tengah Tekanan Industri

REDAKSI

 Penggunaan bahan bakar alternatif pada proses produksi Semen Andalas yang membantu menurunkan emisi karbon dan berkontribusi pada efisiensi energi.

Penggunaan bahan bakar alternatif pada proses produksi Semen Andalas yang membantu menurunkan emisi karbon dan berkontribusi pada efisiensi energi.

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (“Solusi Bangun Indonesia”/“Perseroan”) melaporkan kinerja keuangan di tengah perlambatan pasar semen nasional. Berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Semen Seluruh Indonesia (ASPERSSI), sepanjang tahun 2025, volume produksi semen nasional tercatat turun sekitar 4,5% dari 67,8 juta ton menjadi 64,7 juta ton. Sejalan dengan itu, penjualan semen domestik juga menurun sekitar 1,5% (30/3/2026).

Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh melemahnya daya beli masyarakat, curah hujan tinggi yang menunda aktivitas konstruksi, serta perlambatan sejumlah proyek infrastruktur. Sementara itu, industri semen nasional juga masih menghadapi tantangan kelebihan kapasitas produksi, sehingga memperketat persaingan di pasar domestik.

Menanggapi lanskap bisnis pada tahun 2025 tersebut, Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi momentum transformasi dalam sinergi bersama SIG selaku induk usaha untuk memperkuat resilensi di tengah tekanan industri.

Baca Juga :  Upaya Bank Sampah Generasi Millenial Bersihkan Sampah Plastik di Kawasan Wisata Lampuuk

Sebagai bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Solusi Bangun Indonesia melaksanakan strategi transformasi yang berfokus pada optimalisasi operational excellence, peningkatan pengelolaan pemasaran dan penjualan, serta program efisiensi biaya di berbagai lini untuk menjaga fundamental dan profitabilitas di tengah tekanan industri.

Strategi transformasi yang dijalankan secara konsisten sejak semester kedua tahun 2025 tersebut, membantu Solusi Bangun Indonesia membukukan volume penjualan semen dan terak sebesar 12,1 juta ton dan pendapatan tercatat Rp10,7 triliun. Beban pokok pendapatan tercatat Rp8,32 triliun, EBITDA mencapai Rp1,87 triliun, laba periode berjalan mencapai Rp659 miliar.

Baca Juga :  PT Solusi Bangun Andalas dan BMKG Berkolaborasi untuk Mitigasi Bencana di Aceh Besar

“Pada aspek operational excellence, kami meningkatkan efisiensi produksi, optimalisasi energi dan bahan bakar alternatif. Sedangkan pengelolaan pemasaran dan penjualan difokuskan pada penguatan merek dan saluran distribusi terutama di area-area dengan marjin tinggi. Strategi

tersebut diperkuat dengan program efisiensi biaya untuk pengendalian biaya yang terukur dan penurunan beban keuangan,” ungkap Rizki Kresno.

Lebih lanjut, Rizki Kresno Edhie Hambali menerangkan bahwa program efisiensi yang dijalankan secara disiplin berkontribusi menurunkan beban keuangan sebesar 34,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Penguatan struktur permodalan dan percepatan pembayaran pinjaman, membuktikan ketahanan Perseroan dalam menjaga kesehatan neraca dan likuiditas Perseroan.

Rizki Kresno Edhie Hambali menambahkan, dalam sinergi bersama SIG, Solusi Bangun Indonesia optimis dapat terus menjaga momentum pertumbuhan melalui sejumlah inisiatif strategis dan inovasi. Salah satu langkah strategis tersebut yaitu proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor semen di Tuban, Jawa Timur yang merupakan bagian dari kerja sama strategis Perusahaan dengan Taiheiyo Cement Corporation.

Baca Juga :  Ketua Dekranasda Aceh Buka Pelatihan Personal dan Bisnis Branding bagi UMKM

”Fasilitas dengan kapasitas ekspor 500 ribu hingga 1 juta ton semen ini ditargetkan untuk mulai operasional pada pertengahan tahun 2026,” ungkap Rizki Kresno. Selain ekspor, kerja sama strategis dengan Taiheiyo juga dilakukan untuk mengembangkan lini bisnis soil stabilization (stabilisasi tanah), untuk menjawab tantangan di industri konstruksi sekaligus menciptakan pasar baru guna membuka peluang pertumbuhan.

Editor: redaksi

Share :

Baca Juga

Ekbis

Harga Emas Antam Tembus Rp2,93 Juta per Gram, Tren Penguatan Berlanjut Pasca Lebaran

Ekbis

Bank Aceh Catat Kinerja Positif di Tahun 2024, Raih Opini WTP dari KAP Heliantono

Ekbis

Menjaga Ketahanan Pangan, Pj Bupati Aceh Besar Panen Jagung Dilahan Milik Lanud SIM

Daerah

Tingkatkan Perlindungan Nasabah, Bank Aceh Syariah Teken MoU dengan Kejati Aceh

Ekbis

Wamen BUMN: UMKM Jadi Mitra Strategis dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Aceh

Bank Indonesia Provinsi Aceh Bersama Perbankan Jaga Kelancaran Sistem Pembayaran di Aceh

Berita

Bank Aceh dan Go-King Salurkan Bantuan Sembako untuk Anak Yatim di Dayah Nurul Huda

Daerah

Wujudkan Impian untuk Masa Depan, 350 Pelajar Terima Beasiswa Semen Andalas 2025