Home / Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Resmi Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Prabowo Berhentikan Silmy Karim dari Jabatan Wamen Imipas

REDAKSI

Silmy Karim saat memberikan keterangan kepada media beberapa waktu lalu. Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikannya dari jabatan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Silmy Karim saat memberikan keterangan kepada media beberapa waktu lalu. Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikannya dari jabatan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Jakarta — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi memberhentikan Silmy Karim dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) di Kabinet Merah Putih. Langkah tegas ini diambil setelah Silmy Karim resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

​Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa surat pemberhentian tersebut telah ditandatangani oleh Presiden pada Kamis (4/6/2026) sore di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta.

​”Kami sampaikan bahwa sore hari ini Bapak Presiden telah menandatangani surat pemberhentian tersebut,” ujar Prasetyo Hadi.

Baca Juga :  Prabowo Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Indonesia Tetap Bisa Terdampak

​Komitmen Tegas Pemberantasan Korupsi

​Prasetyo menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk komitmen nyata dari Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung penegakan hukum dan menyuarakan perang terhadap korupsi di lingkungan pemerintahan.

​”Di dalam berbagai kesempatan Beliau (Presiden) berulang kali menyampaikan bahwa salah satu yang harus kita pastikan semuanya adalah kita harus perang melawan korupsi,” tambah Mensesneg.

Baca Juga :  Prabowo Beri Atensi Khusus Kasus Siswa SD di Ngada, Instruksikan Evaluasi Bantuan Sosial

​Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Berjalan Normal

​Pihak Istana memastikan bahwa kasus hukum yang menjerat Silmy Karim tidak akan mengganggu kinerja kementerian. Pemerintah telah berkoordinasi langsung dengan Menteri Imipas untuk menjamin seluruh pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana mestinya.

​Posisi Wamen Masih Kosong: Saat ini pemerintah belum memutuskan siapa sosok yang akan menggantikan posisi Silmy Karim.

​Operasional Aman: Tugas keseharian kementerian dipastikan tetap berjalan normal di bawah kendali Menteri Imipas.

Baca Juga :  Presiden Prabowo sebut Bangga dengan Mualem Gubernur Aceh

​Sikap Pemerintah: Prihatin Namun Menghormati Hukum

​Di sisi lain, Prasetyo Hadi menyampaikan rasa prihatin pemerintah atas kasus yang menimpa Silmy Karim. Kendati demikian, pemerintah menyatakan tetap menghormati proses hukum yang berlaku dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

​Pemerintah juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh aparat penegak hukum—baik KPK, Kejaksaan, maupun Kepolisian—yang terus bersinergi dan bekerja keras demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari tindakan koruptif.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Banjir 30 Cm Rendam Jalan KH Hasyim Ashari Ciledug, Pengendara Tetap Nekat Melintas

Nasional

Presiden Prabowo Tegaskan Tak Pandang Bulu Berantas Korupsi, Minta BPKP Teruskan Pemeriksaan Tanpa Kecuali

Nasional

Bunda PAUD Aceh Perkuat Sinergi Pendidikan Anak Usia Dini dengan Dirjen PAUD Kemendikbudristek

Nasional

Gubernur Aceh Sampaikan Selamat kepada Mendagri atas Anugerah Adat dari Wali Nanggroe

Hukum

PT JRG Kasasi Ke MA, Laporkan Dugaan Dokumen Bermasalah Ke Bareskrim

Nasional

Kapolri Pimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama

Nasional

Prabowo Tegaskan Negosiasi Ekonomi Harus Untungkan Indonesia

Nasional

Polri Apresiasi Massa Buruh Sampaikan Aspirasi Tertib pada Peringatan May Day