Home / Daerah

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:51 WIB

Kodim 0108/Agara Mulai Pasang Tali Sling Jembatan Gantung di Ds. Kati Maju, Aceh Tenggara 

REDAKSI

Suasana pengerjaan pemasangan tali sling pada Jembatan Gantung Perintis yang membelah sungai di Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (11/7/2026).

Suasana pengerjaan pemasangan tali sling pada Jembatan Gantung Perintis yang membelah sungai di Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (11/7/2026).

Aceh Tenggara – Komitmen TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0108/Aceh Tenggara dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan terus diwujudkan melalui aksi nyata para Babinsa di lapangan. Salah satunya terlihat dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe, dengan Desa Uning Abadi, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara. Memasuki tahapan yang sangat menentukan, personel Babinsa bersama masyarakat melaksanakan pemasangan dan pengikatan tali sling sebagai penyangga utama konstruksi jembatan, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung sejak pagi hari dengan semangat kebersamaan yang tinggi. Babinsa bersama warga bergotong royong mengangkut, menarik, membentangkan, hingga memasang kabel sling baja yang akan menjadi tulang punggung konstruksi jembatan gantung. Proses pekerjaan dilakukan secara bertahap dan penuh ketelitian, mengingat pemasangan sling merupakan salah satu tahapan paling krusial yang menentukan kekuatan, keseimbangan, dan keamanan jembatan ketika nantinya digunakan oleh masyarakat.

Di lokasi pembangunan tampak suasana penuh kekompakan. Warga dari berbagai kalangan turut ambil bagian membantu pekerjaan sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang membantu menarik kabel baja, menyiapkan peralatan, mengikat sling pada titik-titik penyangga, hingga memastikan seluruh material terpasang dengan posisi yang tepat. Kebersamaan yang terjalin menjadi gambaran nyata kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Putra Simeulue Lulus Terbaik Dikmata TNI AD di Rindam Iskandar Muda

Babinsa yang terlibat dalam kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga turun langsung mengerjakan setiap tahapan pembangunan. Kehadiran mereka menjadi penyemangat bagi masyarakat sekaligus memastikan setiap proses pekerjaan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan perencanaan teknis yang telah ditetapkan.

Serka Mulyono menjelaskan bahwa pemasangan tali sling merupakan fase yang sangat penting dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis. Sling baja berfungsi sebagai penyangga utama yang akan menopang seluruh beban konstruksi jembatan, sehingga proses pemasangannya harus dilakukan dengan sangat teliti agar menghasilkan konstruksi yang kuat, kokoh, dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi.

“Hari ini kita mulai memasuki tahapan pemasangan tali sling yang merupakan bagian paling vital dalam pembangunan jembatan gantung. Sling baja menjadi penopang utama seluruh konstruksi, sehingga setiap proses pemasangan, pengikatan, hingga penguncian harus dilakukan dengan penuh ketelitian dan sesuai standar teknis. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan lancar sehingga pembangunan segera memasuki tahap berikutnya hingga akhirnya jembatan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Serka Mulyono.

Baca Juga :  Bupati Al-Farlaky Serahkan Kunci Huntara untuk Korban Banjir di Arakundo

Ia juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan semangat gotong royong masyarakat yang tanpa mengenal lelah terus memberikan dukungan terhadap pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kekompakan dan kebersamaan seluruh pihak yang terlibat.

“Pembangunan ini merupakan hasil kerja bersama. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan. Sinergi antara TNI dan masyarakat inilah yang menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun daerah,” tambahnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Kati Maju maupun Desa Uning Abadi. Selama ini aktivitas warga masih terkendala oleh kondisi akses penyeberangan yang bergantung pada kondisi sungai. Ketika debit air meningkat pada musim hujan, mobilitas masyarakat sering terganggu sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya menjadi kurang optimal.

Keberadaan jembatan nantinya diharapkan mampu menghadirkan akses penyeberangan yang lebih aman, cepat, dan nyaman. Selain mempermudah mobilitas masyarakat, jembatan ini juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, menekan biaya transportasi, mempercepat akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, serta membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di kedua desa.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRK Daniel Abdul Wahab Minta Dishub Operasional Kembali Transkutaraja dan Tambah Rute Baru

Keterlibatan aktif Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus implementasi tugas pembinaan teritorial yang selama ini menjadi salah satu prioritas Kodim 0108/Aceh Tenggara. Kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai aparat kewilayahan yang melakukan pendampingan, tetapi juga sebagai motor penggerak yang mampu membangun semangat kebersamaan, menumbuhkan kepedulian, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Melalui semangat gotong royong yang terus terpelihara, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kati Maju diharapkan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan. Dengan selesainya pembangunan tersebut, masyarakat akan memiliki sarana transportasi yang lebih representatif, aman, dan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan serta percepatan pembangunan wilayah. Sinergi antara TNI dan rakyat kembali membuktikan bahwa kebersamaan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Ketambe

Daerah

Kapolda Aceh Hadiri Pembukaan Mubes Majelis Adat Aceh 2026

Daerah

Mualem Tinjau Pelabuhan Krueng Geukueh

Daerah

Keakraban Insan Pers dan PT Solusi Bangun Andalas dalam Bingkai Ramadan

Daerah

Aceh Jaya Siapkan Lahan 1,5 Hektare untuk BNN, Dukung Pembentukan ULT P4GN

Daerah

Lagi, Kodam Iskandar Muda terima dua pucuk senjata sisa konflik dari Masyarakat.

Daerah

Banjir Landa Lhokseumawe, Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Logistik

Daerah

Lewat Cukur Gratis, Satgas Damai Cartenz Jalin Kedekatan dengan Anak-anak di Lanny Jaya