Home / Pendidikan

Senin, 13 Juli 2026 - 15:40 WIB

Bullying, Stunting, hingga Siaga Bencana Jadi Fokus Program Mahasiswa KKN USK di Cut Langien

REDAKSI

Mahasiswa KKN Reguler Kelompok 11 Periode XXIX Universitas Syiah Kuala (USK) berfoto bersama Geuchik Gampong Cut Langien, Muhammad Syahril, S.Pd., beserta jajaran aparatur gampong usai kegiatan pemaparan dan diskusi program kerja di Kantor Geuchik Gampong Cut Langien, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Sabtu (11/7).

Mahasiswa KKN Reguler Kelompok 11 Periode XXIX Universitas Syiah Kuala (USK) berfoto bersama Geuchik Gampong Cut Langien, Muhammad Syahril, S.Pd., beserta jajaran aparatur gampong usai kegiatan pemaparan dan diskusi program kerja di Kantor Geuchik Gampong Cut Langien, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Sabtu (11/7).

Pidie Jaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler 11 Periode XXIX memaparkan rencana program kerja sekaligus berdiskusi bersama aparatur Gampong Cut Langien di Kantor Geuchik Gampong Cut Langien, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (11/7). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara mahasiswa dan pemerintah gampong guna menyusun program pengabdian yang edukatif, inovatif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat selama masa pelaksanaan KKN.

Kelompok Reguler 11 terdiri atas tujuh mahasiswa lintas disiplin ilmu, yakni Ari Maulana (Ilmu Hukum), Aulia Angelie Putri (Pendidikan Dokter), Dina Syifa Rahma (Ilmu Keperawatan), Farras Aditya Mahasin (Pendidikan Geografi), Nadiaton (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan), Nobel Prodeo Insan (Kehutanan), dan Nayfa Fathia Namiko (Pendidikan Dokter). Perpaduan keilmuan dari berbagai program studi tersebut melahirkan sejumlah program kerja yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, kesiapsiagaan bencana, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pemaparan program kerja bertujuan untuk memperkenalkan seluruh agenda yang akan dilaksanakan selama satu bulan pengabdian sekaligus membuka ruang diskusi bersama aparatur gampong. Melalui forum ini, mahasiswa memperoleh berbagai masukan terkait kebutuhan masyarakat sehingga setiap program dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan, berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Gampong Cut Langien.

Baca Juga :  Disdik Aceh Targetkan Tuntasnya PPG Dalam Jabatan Guru Agama Islam pada Tahun 2025

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Geuchik Gampong Cut Langien Muhammad Syahril, S.Pd., Sekretaris Gampong, Tuha Peut, Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan, Kasi Pemerintahan, Kaur Umum dan Perencanaan, Kaur Keuangan, Kepala Dusun Timur, Kepala Dusun Barat, Ketua Pemuda, serta Tengku Imum Gampong Cut Langien. Selama pemaparan berlangsung, aparatur gampong memberikan apresiasi terhadap berbagai program yang telah disusun dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaannya.

Adapun program kerja yang akan dilaksanakan meliputi Sosialisasi Pencegahan Bullying pada Anak-Anak, Sosialisasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), Edukasi dan Praktik Cuci Tangan Enam Langkah, Pengenalan Tas Siaga Bencana, Gerakan Administrasi Dokumen Aman dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana (GERADAM), Infografis Pencegahan Pembalakan dan Pembakaran Hutan, Home Visit yang mencakup edukasi stunting, pemeriksaan tanda-tanda vital (TTV), dan pemeriksaan glukosa darah, Lomba Fashion Show Anak, serta berbagai program penunjang lainnya. Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, sehingga semakin sehat, peduli lingkungan, tanggap terhadap bencana, dan memiliki karakter yang lebih baik.

Ketua Kelompok Reguler 11, Ari Maulana, mengatakan bahwa seluruh program kerja telah dirancang melalui diskusi bersama seluruh anggota kelompok dengan mengedepankan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama.

“Pemaparan program kerja ini kami susun secara bersama-sama dengan menggabungkan ilmu, pengalaman, dan kompetensi dari masing-masing anggota kelompok. Kami ingin setiap program yang kami laksanakan tidak hanya menjadi agenda rutin KKN, tetapi benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. Melalui berbagai kegiatan di bidang kesehatan, pendidikan, hukum, lingkungan, dan kebencanaan, kami berharap dapat berbagi ilmu yang kami peroleh selama di bangku perkuliahan serta berkontribusi secara nyata bagi masyarakat Gampong Cut Langien. Kami juga berharap terjalin kolaborasi yang baik antara mahasiswa, aparatur gampong, dan masyarakat sehingga seluruh program dapat terlaksana secara optimal sesuai semangat kami, ‘Mengabdi dengan Sinergi, Bergerak untuk Negeri’,” ujar Ari Maulana.

Baca Juga :  Penerimaan Siswa Baru Jalur Prestasi di SMA Negeri 14 Banda Aceh Resmi Dibuka

Geuchik Gampong Cut Langien, Muhammad Syahril, S.Pd., memberikan apresiasi terhadap program kerja yang telah dipersiapkan mahasiswa KKN. Menurutnya, seluruh kegiatan yang dirancang memiliki nilai edukatif dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat apabila dilaksanakan secara maksimal.

“Kami mengapresiasi program-program yang telah dipaparkan oleh mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala. Seluruh kegiatan yang dirancang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat karena tidak hanya berfokus pada edukasi kesehatan, tetapi juga menyentuh bidang pendidikan, lingkungan, hukum, dan kesiapsiagaan bencana. Kami berharap seluruh program ini dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda di Gampong Cut Langien. Pemerintah gampong siap mendukung serta berkolaborasi agar setiap kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kemajuan desa,” ungkap Muhammad Syahril.

Baca Juga :  Ketika Guru Kehilangan Jawaban: Krisis Kepercayaan di Balik Kewajiban Pajak

Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok Reguler 11, Dr. Muhammad Sayuthi, S.P., M.P., menyampaikan dukungan penuh terhadap seluruh program yang telah disusun mahasiswa. Ia mengingatkan agar mahasiswa menjadikan KKN sebagai ruang belajar sekaligus ruang pengabdian kepada masyarakat.

“Saya mendukung penuh seluruh program kerja yang telah dirancang mahasiswa. Laksanakan setiap kegiatan dengan penuh tanggung jawab, bangun komunikasi yang baik dengan aparatur gampong dan masyarakat, hormati adat istiadat setempat, serta jagalah nama baik Universitas Syiah Kuala. Perkuat silaturahmi, tumbuhkan kepedulian sosial, dan jadilah pribadi yang mampu memberikan teladan melalui sikap maupun tindakan. Yang tidak kalah penting, jangan pernah melupakan ibadah di tengah kesibukan menjalankan program, karena pengabdian yang dilandasi keikhlasan dan nilai-nilai keimanan akan menjadi keberkahan bagi masyarakat sekaligus pembelajaran berharga bagi mahasiswa,” pesan Dr. Muhammad Sayuthi.

Kegiatan pemaparan program kerja berlangsung dalam suasana hangat, komunikatif, dan penuh semangat kebersamaan. Berbagai masukan dari aparatur gampong menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menyempurnakan pelaksanaan program selama masa KKN. Diskusi yang terjalin menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat Gampong Cut Langien. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama antara mahasiswa KKN dan aparatur gampong sebagai simbol kebersamaan, silaturahmi, dan sinergi dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan KKN Universitas Syiah Kuala.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Kadisdik Aceh Hadiri Peluncuran Buku Program Sekolah dan Wisata Literasi Seribu Barcode di SMAN 1 Leupung

Pendidikan

Prodi PMI FDK UIN Ar-Raniry Laksanakan Kuliah Umum “Peran Dunia Usaha dan Praktisi Kebencanaan dalam Pemberdayaan Masyarakat”

Aceh

Disdik Aceh Terbitkan Edaran Pembelajaran Ramadhan 1447 H, Perkuat Karakter dan Iman Peserta Didik

Pendidikan

Dinas Pendidikan Aceh Imbau Donasi Buku dan Bantuan Untuk Korban Banjir

Pemerintah

Siswi SMAN 1 Matangkuli Tembus Beasiswa Global, Bangkit dari Kegagalan Menuju Dunia Internasional

Pendidikan

Wamen; Sekolah Garuda Transformasi di SMAN 10 Fajar Harapan Momentum Penting Bangkitnya Pendidikan Aceh

Pendidikan

FDK UIN Ar-Raniry Laksanakan Pelantikan Ormawa Se-lingkungan Fakultas

Daerah

Polisi Saweu Sikula”, Kolaborasi Disdik dan Polda Aceh Tekan Kenakalan Remaja di Aceh Selatan