Home / Pemkab Aceh Besar

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Syech Muharram Pimpin Rapat Siaga Darurat Hadapi Ancaman Kekeringan

REDAKSI

Bupati Aceh Besar, Syech Muharram memberikan arahan saat memimpin Rapat Keposkoan Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Posko BPBD Aceh Besar, Sibreh, Minggu (2/8/2026) malam. FOTO/ MC ACEH BESAR

Bupati Aceh Besar, Syech Muharram memberikan arahan saat memimpin Rapat Keposkoan Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Posko BPBD Aceh Besar, Sibreh, Minggu (2/8/2026) malam. FOTO/ MC ACEH BESAR

Tim Penanganan Tetap Siaga

Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi bencana kekeringan yang mulai berdampak di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) memimpin Rapat Keposkoan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kering di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Sibreh, Kecamatan Suka Makmur, Minggu (2/8/2026) malam.

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil, Sekretaris Daerah Bahrul Jamil SSos MSi, Kepala BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil SSos MSi, para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Besar, Plt Direktur Perumdam Tirta Mountala beserta jajaran.

Rapat digelar untuk mengevaluasi kondisi terkini dampak kekeringan, memastikan kesiapan seluruh unsur pemerintah daerah, serta menyusun langkah-langkah penanganan agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi dan dampak bencana dapat diminimalkan.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Panggil Direktur PDAM Tirta Mountala untuk Paparkan Hasil Kerja Periode 2018-2024

Dalam arahannya, Syech Muharram menegaskan bahwa penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan melibatkan seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan fungsinya.

Ia meminta seluruh jajaran tetap siaga, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, terutama di wilayah yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil menekankan pentingnya pendataan dampak yang dialami masyarakat sebagai dasar penentuan langkah penanganan.

Menurutnya, data kerugian material maupun jumlah warga terdampak harus diperbarui secara berkala agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.

Selain itu, Wabup juga menyoroti perlunya keterlibatan aktif para pimpinan wilayah, mulai dari camat hingga aparatur di tingkat gampong.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Terus Berupaya Tanggulangi Pasien TBC

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sangat penting agar warga merasakan langsung perhatian dan pendampingan saat menghadapi bencana.

“Saya melihat saat terjadi bencana, keterlibatan pimpinan di tingkat bawah masih kurang. Seharusnya camat dan unsur pemerintah yang bertanggung jawab langsung kepada masyarakat ikut mendampingi, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Syukri juga meminta seluruh informasi terkait penanganan kekeringan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Ia mencontohkan jadwal distribusi air bersih yang selama ini telah disusun, namun belum sepenuhnya diketahui masyarakat.

“Kita sudah memiliki jadwal penyaluran air bersih, tetapi masyarakat banyak yang belum mengetahuinya. Informasi seperti ini harus disampaikan secara luas, termasuk wilayah mana yang diprioritaskan karena paling terdampak,” katanya.

Dalam rapat tersebut, Plt Direktur Perumdam Tirta Mountala Ir Yusnadi MM memaparkan kondisi pelayanan air bersih dan upaya yang telah dilakukan untuk menjaga pasokan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Aceh Besar Terima Kunjungan Civitas Akademika Universitas Prima Indonesia

Sementara Kepala Dinas PUPR Aceh Besar Ir Syahrial Amanullah ST menyampaikan laporan mengenai kondisi infrastruktur pendukung penyediaan air serta langkah-langkah teknis yang telah disiapkan untuk mendukung penanganan kekeringan.

Sejumlah masukan juga disampaikan oleh para asisten dan kepala OPD guna memperkuat koordinasi lintas sektor selama masa siaga darurat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap seluruh unsur pemerintahan dapat bergerak cepat, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta memastikan setiap wilayah yang terdampak memperoleh penanganan sesuai tingkat kebutuhannya.

Melalui rapat keposkoan tersebut, Pemkab Aceh Besar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan, sekaligus memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap berjalan selama masa siaga darurat.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemkab Aceh Besar

Kunjungi KPP RI, Bupati Syech Muharram Pastikan Kampung Nelayan Dibangun di Aceh Besar pada 2026

Pemkab Aceh Besar

Wabup Syukri Donor Darah Pada Peringatan Uroe Lahe ke-69 Aceh Besar

Berita

Bupati Aceh Besar Gelar Open House di Kediaman Pribadi Hari Ketiga Lebaran
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM bersama Komandan Lanud Iskandar Muda Kolonel Pnb, Hartarno Edi Sasmoyo, M.Han melakukan Penandatanganan peresmian Kanopi Masjid Al Muhajirin dan renovasi shelter lapangan tembak Yupiter Lanud SIM, Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (08/01/2025).

Daerah

Pj Bupati Aceh Besar bersama Danlanud SIM Resmikan Renovasi Kanopi Masjid Al Muhajirin Blang Bintang

Pemkab Aceh Besar

Diiringi Guyuran Hujan Deras dan Dentuman Rapai, Wabup Syukri Buka Meunasah Krueng Fair 2025 

Pemkab Aceh Besar

Menolak Punah, Aceh Besar Bidik Tradisi Kuah Asyura dan Toet Apam Jadi Magnet Wisata Religi Dunia

Pemkab Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Hadiri Peringatan Nuzulul Quran dan Buka Puasa di Masjid Al Muhajirin Lanud SIM

Pemkab Aceh Besar

Asisten II Sekdakab Aceh Besar Sambut Asisten Deputi PKRL Kemenko Pangan di Meunasah Intan