Home / Ekonomi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:39 WIB

UMKM Aceh Pecahkan Rekor pada Karya Kreatif Indonesia 2026, Penjualan dan Ekspor Tembus Rp7,98Miliar

REDAKSI

Produk unggulan UMKM binaan BI Aceh tampil memukau pada gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta. UMKM Aceh sukses membukukan total transaksi dan realisasi ekspor hingga Rp7,98 miliar.

Produk unggulan UMKM binaan BI Aceh tampil memukau pada gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta. UMKM Aceh sukses membukukan total transaksi dan realisasi ekspor hingga Rp7,98 miliar.

Jakarta – Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan dan perluasan akses pasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Aceh (23/8/2026). Mengusung tema “ Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, KKI 2026 memperkuat sinergi berbagai pihak dalam mendorong UMKM untuk meningkatkan kapasitas, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing produk unggulan daerah.Pada penyelenggaraan KKI tahun ini, Aceh mendapatkan panggung lebih luas untuk menampilkan potensi dan karya unggulan UMKM daerah.

Keikutsertaan UMKM Aceh menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkenalkan kekayaan produk lokal, mulai dari wastra, fesyen, kriya, hingga kopi, agar semakin dikenal dan diterima di pasar nasional maupun global.Dalam gelaran KKI 2026, UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh mencatat capaian gemilang dengan penjualan KKI secara luring tembus Rp626,70 juta dan penjualan secara daring melesat hingga Rp2,86 miliar. Sementara itu, realisasi ekspor menyentuh angka Rp4,50 miliar.

Baca Juga :  DAHSYAT! Daun Biasa Pulau Weh Disulap Jadi 'Emas Hijau' Bernilai Jutaan: Kebangkitan Ekonomi Perempuan Sabang di Tengah Pandemi

Akumulasi dari ketiga capaian tersebut mengantarkan total nilai penjualan dan realisasi ekspor UMKM Aceh menembus angka fantastis sebesar Rp7,98 miliar meningkat 400% dari tahun lalu. Capaian tersebut mencerminkan lonjakan signifikan transaksi UMKM Aceh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sekaligus menorehkan rekor tertinggi sepanjang keikutsertaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dalam ajang KKI. Lonjakan ini menjadi bukti nyata semakin kuatnya daya saing produk UMKM Aceh, seiring semakin terbukanya akses terhadap kanal pasar domestik, digital, hinggapasar ekspor.

Baca Juga :  Wagub Harap Koalisi Kemitraan Kelapa Sawit Berkelanjutan Bantu Tingkatkan Ekonomi Aceh 

Kinerja gemilang tersebut kian lengkap dengan sederet prestasi UMKM Aceh pada sejumlah kategori KKI 2026. Werkin Tandem berhasil menyabet predikat UMKM dengan Transaksi Terbanyak pada Area Rupa Kini, sementara PT Melaya Kopi tampil menjadi UMKM dengan Transaksi Terbanyak pada Kategori Pesona Kopi Nusantara KKI Online.Capaian tersebut menunjukkan bahwa produk unggulan Aceh memiliki potensi yang semakin besar untuk bersaing di pasar nasional dan global. Keunggulan wastra, fesyen, kriya, dan kopi Aceh tidak hanya merepresentasikan kekayaan budaya dan potensi daerah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat terus dikembangkan melalui inovasi, peningkatan kualitas, penguatan merek, dan perluasan akses pasar.

Baca Juga :  Mualem Dukung Petani Cabai dan Nilam untuk Kendalikan Inflasi dan Tingkatkan Ekonomi

Bank Indonesia Provinsi Aceh berkomitmen terus memperkuat pengembangan UMKM melalui peningkatan kapasitas usaha, inovasi dan kualitas produk, digitalisasi, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta fasilitasi UMKM menuju pasar ekspor. Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Perbankan, Dunia Usaha, Komunitas, dan Pemangku Kepentingan lainnya akan terus diperkuat guna membangun ekosistem UMKM Aceh yang semakin terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan.

Capaian KKI 2026 menjadi bukti bahwa melalui penguatan sinergi dan kolaborasi, UMKM Aceh semakin mampu bangkit, tangguh, dan berdaya saing. Dari produk lokal Aceh, menuju pasar nasional dan global.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekonomi

KDMP Syariah Gampong Geucue Komplek Tampung Produk UMKM dan Kembangkan Berbagai Usaha

Ekonomi

Rupiah Menguat terhadap Dolar AS pada Perdagangan Pagi Ini

Ekonomi

Pangdam Iskandar Muda Terima Audiensi Direktur Utama Bank Aceh di Makodam IM

Ekonomi

Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh

Ekonomi

Nilai Tukar Petani Aceh September 2026 Naik 0,90 Persen

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok Rp100 Ribu, Buyback Turun Tajam Ikuti Kejatuhan Emas Dunia

Ekonomi

TTI Desak Kementan Buka Data Pengelolaan Bantuan Pemulihan Pertanian Aceh Rp2,5 Triliun

Ekonomi

Bangkit Pasca-Banjir, Pemkab Aceh Tamiang Kembangkan Budi Daya Melon untuk Pulihkan Ekonomi Petani