Home / Aceh

Senin, 28 September 2026 - 20:14 WIB

Direksi RSUDZA Banda Aceh Tinjau Langsung Pelayanan IGD untuk Pastikan Penanganan Pasien Cepat dan Tepat

REDAKSI

Direktur RSUDZA Dr. Muhazar Harun, SKM, M.Kes, didampingi Wadir Pelayanan dr. Novita, Sp.JP(K), memantau alur pelayanan saat supervisi di IGD RSUDZA Banda Aceh, Senin (28/9/2026).

Direktur RSUDZA Dr. Muhazar Harun, SKM, M.Kes, didampingi Wadir Pelayanan dr. Novita, Sp.JP(K), memantau alur pelayanan saat supervisi di IGD RSUDZA Banda Aceh, Senin (28/9/2026).

Banda Aceh — Manajemen RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh memperkuat pembenahan pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) melalui supervisi langsung di lapangan. Direktur RSUDZA Dr. Muhazar Harun, SKM, M.Kes, bersama Wakil Direktur Bidang Pelayanan dr. Novita, Sp.JP(K), turun langsung meninjau pelayanan IGD, Senin (28/9/2026),

Supervisi  dilakukan untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan yang cepat, tepat, aman dan responsif.

Supervisi juga  dilakukan dengan melihat langsung alur pelayanan pasien, kesiapan tenaga kesehatan, koordinasi antar petugas, serta berbagai aspek yang berpengaruh terhadap mutu dan keselamatan pasien.

Baca Juga :  Geuchik Terpilih Gampong Ranto dan Pj Gampong Mamplam Boihaki Resmi Dilantik

Menurut Direktur RSUDZA Dr. Muhazar Haru, SKM. M.Kes langkah tersebut  menjadi bagian dari evaluasi manajemen untuk memastikan standar pelayanan tidak berhenti pada prosedur administratif, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan.

Muhazar Harun mengatakan bahwa IGD adalah salah satu unit yang membutuhkan kecepatan respons dan koordinasi tinggi. Pasalnya, tenaga medis yaitu para dokter dan perawat berhadapan langsung dengan pasien dalam kondisi kegawatdaruratan.

Karena itu, setiap tahapan pelayanan harus berjalan efektif, mulai dari pasien tiba, proses triase, pemeriksaan, hingga mendapatkan tindakan medis sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Warga Lhokseumawe Tewas Ditembak, Keluarga Minta Pelaku Ditangkap

“Pelayanan IGD harus cepat, tepat, profesional dan humanis. Kita ingin memastikan setiap pasien mendapatkan respons terbaik sejak pertama kali datang ke rumah sakit,” kata Muhazar.

Dalam misi supervisi itu, direksi juga berdialog dengan dokter, perawat dan petugas IGD untuk mendengar langsung kondisi pelayanan serta berbagai kebutuhan yang dihadapi di lapangan.

Temuan dan masukan tersebut menjadi bahan evaluasi manajemen untuk menentukan langkah perbaikan, termasuk penguatan koordinasi dan efektivitas alur pelayanan.

Baca Juga :  Disiplin dan Integritas, Fondasi Memajukan Pendidikan Aceh

Wakil Direktur Bidang Pelayanan dr. Novita, Sp.JP(K), menekankan bahwa peningkatan mutu IGD membutuhkan kerja tim yang terintegrasi. Koordinasi antara dokter, perawat, tenaga kesehatan lainnya dan unit pendukung harus berjalan cepat agar tidak terjadi hambatan dalam proses penanganan pasien.

Supervisi ini sekaligus menegaskan arah pembenahan RSUDZA yang menempatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien sebagai prioritas. Manajemen berkomitmen melakukan evaluasi secara berkala dan memastikan setiap persoalan yang ditemukan di lapangan ditindaklanjuti melalui perbaikan yang terukur dan berkelanjutan. (**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh

Terima 123 Peserta PPDS USK, Direktur RSUDZA Tekankan Etika dan Keselamatan Pasien

Aceh

Ikuti SOTK Baru, 610 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemerintah Aceh Dikukuhkan 

Aceh

Polda Aceh Bekerja Sama dengan SPGG Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir

Aceh

Pasca Lebaran, Program Makan Bergizi Gratis di Banda Aceh Kembali Bergulir Penuh

Aceh

Wagub dan Sekda Aceh Saksikan Penganugerahan Gelar Kehormatan untuk Tito Karnavian dari Wali Nanggroe

Aceh

Gelar Pasar Murah, Wagub Fadhlullah Apresiasi Kodam Iskandar Muda

Aceh

Rapat Darurat Penanganan Banjir Aceh: Komisi VIII DPR RI Desak Penetapan Status Bencana Nasional

Aceh

Duka di Panti Geunaseh Sayang: Dinsos Aceh Sigap Urus Pemakaman Warga Lansia