BANDA ACEH — Sebanyak 609 peserta mengikuti ujian Program Talenta Unggul Nasional (TUNAS) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI) di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh. Ujian untuk klaster wilayah Aceh ini berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 September 2026, bertempat di Gedung Information and Communication Technology (ICT) USK.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dr. Rina Suryani Oktari, menjelaskan bahwa ujian ini merupakan bagian dari langkah strategis Kemdiktisaintek RI untuk menjaring calon talenta unggul yang nantinya akan masuk ke dalam Database Talenta Unggul Nasional.
“Materi ujian yang diberikan meliputi tes IQ serta tes Spirit & Grit,” ujar Rina di Banda Aceh, Senin.
Ia menambahkan, peserta dibagi ke dalam beberapa sesi setiap harinya guna menjaga ketertiban, kelancaran, dan kenyamanan selama ujian berlangsung. Pihak universitas juga melakukan pemantauan ketat terhadap kesiapan sarana, prasarana, serta seluruh tahapan pelaksanaan.
“Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan proses ujian berjalan secara transparan, tertib, dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan Kementerian,” tegas Rina.
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Pelaksana TUNAS USK, Dr. drh. Faisal Jamin, mengonfirmasi bahwa seluruh infrastruktur teknis, perangkat komputer, dan jaringan internet di Gedung ICT telah disiapkan secara optimal.
“Berkat koordinasi yang baik dari tim pelaksana, pelaksanaan ujian pada hari pertama di setiap sesi berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti,” ungkap Faisal.
Faisal turut mengimbau para peserta untuk hadir tepat waktu sesuai jadwal sesi masing-masing serta mematuhi seluruh tata tertib yang berlaku. Pihak penyelenggara berharap pelaksanaan ujian hingga hari terakhir dapat berjalan sukses serta berkontribusi dalam menjaring dan mengidentifikasi potensi talenta unggul dari Aceh untuk ekosistem nasional.
Penulis: Hidayat. S
Editor: Dahlan









