Banda Aceh – Posko Relawan Alang Tulung Beret Berbantu (RATB) bersama mitra memperkuat ketangguhan bencana masyarakat di tiga kampung Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran serta kapasitas warga dalam menghadapi potensi risiko bencana.
Relawan Posko RATB, Ilham Aulia, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas tersebut dijalankan melalui Forum Group Discussion (FGD).
“Kami terus memperkuat ketangguhan bencana masyarakat. Penguatan ini kami lakukan dengan forum diskusi grup yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana,” ujar Ilham Aulia dalam keterangan tertulis yang diterima di Banda Aceh, Rabu.
Kegiatan penguatan ini menyasar warga yang bermukim di sekitar kawasan Gunung Burni Telong, meliputi Desa Rembune, Desa Pantan Pendiangan, dan Desa Bukit Mulie. Gunung Burni Telong sendiri merupakan gunung berapi aktif yang saat ini berstatus Level II (Waspada).
Inisiatif ini terlaksana atas kerja sama dengan Yayasan Rumah Bumi, serta menghadirkan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa sebagai fasilitator dan pemateri.
Ilham menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mewujudkan kawasan yang tanggap dan tangguh bencana. Warga diajak langsung untuk mengkaji risiko sekaligus menyusun peta bencana yang disesuaikan dengan kondisi wilayah setempat.
Proses pemetaan mencakup identifikasi potensi ancaman bencana, penentuan jalur evakuasi, lokasi titik kumpul, inventarisasi fasilitas umum, pendataan kelompok rentan, hingga pemetaan sumber daya yang dapat digunakan dalam kondisi darurat.
Usai sesi diskusi, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan verifikasi lapangan guna memastikan akurasi data dan kesesuaian peta dengan kondisi riil di setiap desa.
“Kami berharap masyarakat semakin siap dan mengenal risiko bencana serta mampu menentukan langkah evakuasi dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana,” tutur Ilham.
Penulis: Nazarullah
Editor: Dahlan









