Home / Nasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:43 WIB

56 Personel Gabungan Dikerahkan Tangani Karhutla Gunung Arjuno-Welirang di Malang

REDAKSI

56 personel gabungan (Polhut, Manggala Agni, MPA, IOF, relawan) dikerahkan melakukan pemadaman darat dengan sekat bakar, penimbunan bara, dan pemotongan pohon tumbang, Selasa 20/10/2026

56 personel gabungan (Polhut, Manggala Agni, MPA, IOF, relawan) dikerahkan melakukan pemadaman darat dengan sekat bakar, penimbunan bara, dan pemotongan pohon tumbang, Selasa 20/10/2026

Malang — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno – Welirang, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, meluas hingga Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kebakaran yang merembet dari wilayah Pasuruan itu memunculkan 57 titik panas di wilayah Kabupaten Malang berdasarkan pemantauan hingga Selasa, 20 Oktober 2026.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyebut tim gabungan masih melakukan penanganan di sejumlah lokasi terdampak. Titik kebakaran tersebar di kawasan Bukit Budug Asu, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, area Sabana, serta Bukit Lincing di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan penanganan terus dilakukan berdasarkan hasil pemantauan petugas di lapangan.

Baca Juga :  Pemerintah Dorong Perluasan Pembelajaran Bahasa Prancis untuk Perkuat Daya Saing Global

“Berdasarkan hasil monitoring dan pemantauan di lapangan, sampai dengan Selasa 20 Oktober 2026, tim gabungan masih melaksanakan penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Tahura R Soerjo dengan jumlah hotspot sampai dengan saat ini di wilayah Kabupaten Malang sejumlah 57 titik,” ujar Sadono Irawan.

Sebanyak 56 personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Mereka berasal dari unsur polisi kehutanan (Polhut), Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), Indonesia Off-Road Federation (IOF), serta relawan.

Baca Juga :  JK Tanggapi Bentrokan Peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh di Banda Aceh

Penanganan melalui jalur darat dilakukan dengan membuat sekat bakar, menimbun bara api, dan memotong pohon tumbang. Langkah-langkah tersebut ditujukan untuk membantu mengendalikan perambatan api di kawasan terdampak.

Medan Terjal Hambat Pemadaman

Petugas menghadapi tantangan berupa kondisi medan pegunungan yang curam dan terjal. Sejumlah lokasi kebakaran hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki sehingga perjalanan menuju titik penanganan membutuhkan waktu lebih lama.

Untuk mendukung operasi, BPBD Kabupaten Malang telah memetakan akses menuju lokasi serta menyiapkan pos masuk penanganan di sejumlah titik strategis. Upaya ini dilakukan untuk membantu mobilisasi personel dan distribusi logistik.

“Pos masuk penanganan karhutla berada di Pos Perhutani Pendakian via Lawang dan jalur pendakian via Budug Asu Desa Toyomarto Kecamatan Singosari,” kata Sadono.

Selain melalui dua akses tersebut, tim gabungan menambah jalur penanganan dari Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso. Jalur tambahan ini membutuhkan percepatan penanganan serta dukungan logistik bagi personel yang bertugas di lapangan.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Raih 6 Kategori Anugerah Adinata Syariah 2025

BPBD Kabupaten Malang memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di kawasan Tahura Raden Soerjo. Sementara itu, luas keseluruhan lahan yang terbakar masih didata oleh tim asesmen di lapangan.

Penulis : Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

Rakyat Susah, DPRD Pandeglang Malah Anggarkan Makan Rp 4 Miliar

Nasional

Satgas Yonis 112/DJ Kodam IM Gelar Pengobatan Gratis dan Bagi Sembako di Puncak Jaya

Nasional

Kejati Aceh Usut 9 Kasus Korupsi Sepanjang Januari-Agustus 2026, 4 Perkara Masuk Penuntutan

Berita

IWO Luncurkan ‘Gerakan 20 Ribu Rupiah’ Bantu Anggota Terdampak Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita

Bertemu Penasehat DWP, Marlina Muzakir minta Penguatan Dukungan terhadap UMKM dan Produk Kreatif Aceh

Nasional

Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Manajemen Posko Bencana Gempa Pemkab Sikka

Nasional

Indonesia Siap Mediasi Konflik Iran–Israel, Prabowo Tawarkan Dialog Damai

Nasional

Pemerintah Indonesia Buka 480 Dapur MBG Mulai Oktober 2026, Prioritaskan Wilayah Terpencil