Home / Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:23 WIB

BPOM Apresiasi Standar Keamanan Pangan SPPG Polri

REDAKSI

Kepala BPOM RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., meninjau proses pengolahan dan pengujian makanan bergizi gratis di dapur SPPG Polri Cipinang, Jakarta, sebagai bagian dari pengawasan standar keamanan pangan.(20/01/2026).

Kepala BPOM RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., meninjau proses pengolahan dan pengujian makanan bergizi gratis di dapur SPPG Polri Cipinang, Jakarta, sebagai bagian dari pengawasan standar keamanan pangan.(20/01/2026).

Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, (20/01/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan saat ia melakukan kunjungan dan pengecekan langsung proses pengolahan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur SPPG Polri, Cipinang, Jakarta.

Dalam kunjungannya, Prof. Taruna menegaskan bahwa BPOM melakukan penilaian secara objektif terhadap seluruh tahapan produksi makanan, mulai dari kebersihan dapur, proses pengolahan, hingga kesiapan makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.

“Kami melakukan penilaian secara objektif. Kita menyaksikan langsung prosesnya, termasuk aspek kebersihan yang sangat diperhatikan,” ujar Prof. Taruna.

Baca Juga :  Aceh Raih Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Kearsipan Nasional dalam JIKN 2025

Ia menyebutkan, terdapat keunggulan yang melampaui standar keamanan pangan yang ditetapkan BPOM, yakni adanya proses screening atau pengecekan akhir terhadap makanan sebelum dibagikan. Pengecekan tersebut meliputi uji kandungan kimia berbahaya seperti arsen, formalin, dan zat berbahaya lainnya.

“Ini menjadi nilai plus. Ada pengecekan kimiawi sebelum makanan dibagikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Taruna menilai bahwa pengujian makanan yang dilakukan oleh SPPG Polri merupakan nilai tambah yang sangat signifikan, meskipun belum menjadi kewajiban dalam standar BPOM. Menurutnya, proses pengujian tersebut membutuhkan biaya dan sumber daya yang tidak sedikit, mulai dari test kit, reagen, pengambilan sampel, hingga tenaga ahli.

“Proses ini setara dengan pengujian makanan untuk tamu VIP. Biasanya, jika presiden atau tamu negara hadir, makanan akan dites terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak, makanan tersebut diuji seperti makanan VIP. Artinya, anak-anak kita diperlakukan layaknya VIP,” ungkap Prof. Taruna.

Baca Juga :  Ketua Kagama Aceh Hadiri Wisuda Pascasarjana UGM

Sementara itu, Kepala Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Kepala BPOM RI ke dapur SPPG Polri. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi jajaran Polri dalam menjalankan program MBG.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur dan Wagub Aceh Dampingi Presiden Tinjau Hunian Sementara Korban Bencana di Aceh Tamiang ‎

Irjen. Danang menegaskan bahwa Polri berkomitmen penuh mendukung dan menyukseskan program prioritas pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis. Sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri diwajibkan menjalankan proses produksi makanan dengan memenuhi standar Badan Gizi Nasional serta menerapkan prinsip tata kelola yang baik.

“Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri di seluruh Indonesia benar-benar terjaga dan memiliki kualitas terbaik, sehingga mampu meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” katanya.

Ia menambahkan, program MBG merupakan bagian dari upaya strategis menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus wujud sinergi antar kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Lapas Tobelo Perkuat Layanan Kesehatan WBP Lewat Kerja Sama dengan Dinkes Halut

Nasional

Komite Protes Ketentuan Perjanjian RI–AS yang Dinilai Lemahkan Ekosistem Pers

Nasional

Wujud Sinergitas TNI-Polri dan Kemanunggalan Rakyat, Satgas Yonif 112/DJ Resmikan Aula Merah Putih di Pos Kalome

Nasional

Illiza-Afdhal Hadiri Welcome Dinner Rakernas XI JKPI di Yogyakarta

Daerah

PT PEMA Ajak 50 Anak Yatim Belanja dan Makan Bersama

Aceh

Aceh Raih Penghargaan Wirasena 2025 atas Capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) 2024

Nasional

Prabowo Teteskan Air Mata Saksikan Ijab Kabul Sesprinya

Nasional

Bertemu Fraksi Gerindra DPR RI, Gubernur Aceh Minta Dukungan Revisi UUPA Hingga Pengelolaan Blang Padang