Home / Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Perkuat Pasokan dan Kendalikan Inflasi, Aceh Barat Gandeng Aceh Tengah Pasok Cabai

REDAKSI

Dinas Pangan Aceh Barat memfasilitasi kerja sama perdagangan cabai merah dengan pelaku usaha dari Aceh Tengah, Selasa (20/10/2026). Foto: NA

Dinas Pangan Aceh Barat memfasilitasi kerja sama perdagangan cabai merah dengan pelaku usaha dari Aceh Tengah, Selasa (20/10/2026). Foto: NA

ACEH BARAT – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah memperkuat kerja sama perdagangan antardaerah untuk menjaga pasokan cabai merah dan bawang merah. Kerja sama yang melibatkan pelaku usaha kedua kabupaten itu langsung ditandai dengan transaksi perdana pembelian 2 ton cabai merah.

“Sebagai tindak lanjut, kedua pemerintah daerah memfasilitasi kerjasama B2B antara Bapak Didik Suheri, pedagang cabai merah dan bawang merah dari Kabupaten Aceh Barat, dengan Bapak Samsul Bahri, Champion Cabai Merah Kabupaten Aceh Tengah,” kata Kepala Dinas Pangan Aceh Barat, Kamarlisnur.

Kamarlisnur menjelaskan, kerja sama antardaerah (KAD) tersebut dilakukan melalui skema business to business (B2B) untuk menjaga kelancaran pasokan komoditas hortikultura, khususnya cabai merah dan bawang merah.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Anjlok Rp100 Ribu, Buyback Turun Tajam Ikuti Kejatuhan Emas Dunia

Menurutnya, keberlanjutan kerja sama ini telah dibahas dalam kunjungan kerja Dinas Pangan Aceh Barat ke Aceh Tengah. Pertemuan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Asisten II, dan pihak terkait itu membahas kelanjutan kemitraan yang telah dirintis sejak 2025.

Kamarlisnur menilai, kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk membangun rantai pasok antardaerah yang lebih efektif. Selain memperpendek jalur komunikasi antara pemasok dan pedagang, kemitraan itu juga membuka peluang perdagangan berkelanjutan bagi pelaku usaha di kedua kabupaten.

Baca Juga :  ​Pertamina Sumbagut Borong Penghargaan ENSIA 2026

Ia menegaskan, kerja sama tersebut tidak sekadar berhenti pada penandatanganan dokumen. Realisasi transaksi perdana berupa pembelian 2 ton cabai merah berkualitas menjadi langkah awal untuk membangun hubungan perdagangan secara langsung.

“Melalui kerja sama tersebut, diharapkan hubungan perdagangan antara pelaku usaha di Aceh Barat dan di Aceh Tengah dapat berlangsung secara berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan ketersediaan komoditas, kualitas produk, harga yang wajar, biaya distribusi, serta kesepakatan bisnis kedua belah pihak,” ujar Kamarlisnur.

Selain memperlancar pasokan, sinergi KAD dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan cabai merah di pasar, mengendalikan inflasi pangan bergejolak, serta meningkatkan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Baca Juga :  Suplai Ayam dari Medan ke Aceh Normal, Harga Masih Fluktuatif

Dinas Pangan Aceh Barat, lanjut Kamarlisnur, akan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, TPID, Perum BULOG, dan pelaku usaha untuk mengembangkan kerja sama pasokan sesuai kebutuhan pasar dan potensi produksi. Ia berharap manfaat kemitraan tersebut dapat dirasakan pelaku usaha sekaligus masyarakat luas.

Kamarlisnur menyebutkan, harga cabai merah kualitas terbaik saat ini tercatat Rp60.000 per kilogram. Penyaluran tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan GPM yang dilaksanakan Dinas Pangan Aceh Barat bekerja sama dengan Perum BULOG Cabang Meulaboh.

Penulis: Ikhwan

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Hadapi Ramadhan, Plt Sekda Aceh Besar Pantau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Induk Lambaro

Ekonomi

Bank Indonesia Gelar Road to FESyar 2026 di Banda Aceh: Akselerasi Ekonomi Syariah Melalui Sinergi dan Digitalisasi

Ekonomi

OJK: Stabilitas Sektor Keuangan Terjaga di Tengah Gejolak Global

Ekonomi

Perluas Sasaran, Pemprov Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah di 7 Titik Selama Oktober 2026

Aceh

Aceh Catat Investasi Rp4,16 Triliun pada Triwulan III 2025

Ekonomi

BSI Perkuat Akses Pembiayaan dan Sertifikasi Halal UMKM Aceh, Siapkan 275 Kuota

Ekonomi

Bulog Aceh Jamin Stok Pangan Aman hingga Lebaran 1447 H

Ekonomi

Emas Hitam dari Desa Sojomerto: Babak Baru Kemandirian Energi Berbasis Rakyat